Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bali Aktifkan Kembali Satgas Gotong Royong Covid-19, Dana Rp74,65 Miliar Dikucurkan

Masing-masing desa adat akan memeroleh dana senilai Rp50 juta. Dana tersebut digunakan untuk kembali mengaktifkan Satgas Gotong Royong.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  20:52 WIB
Pertunjukan kesenian di Bali mengadopsi protokol kesehatan. - Antara
Pertunjukan kesenian di Bali mengadopsi protokol kesehatan. - Antara

Bisnis.com, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali kembali mengaktifkan Satgas Gotong Royong Covid-19 dengan memberikan anggaran dana operasional kepada desa adat senilai Rp74,65 miliar.

Gubenur Bali I Wayan Koster menyampaikan masing-masing desa adat akan memeroleh dana senilai Rp50 juta. Dana tersebut digunakan untuk kembali mengaktifkan Satgas Gotong Royong, sehingga diharapkan dapat menekan angka kasus Covid-19 di Pulau Dewata.

"Satgas Gotong Royong yang ada di desa adat telah menunjukkan peran yang sangat penting dalam upaya pengendalian Covid-19," tuturnya, Rabu, (7/10/2020).

Koster menuturkan dana ini merupakan realisasi APBD-Perubahan Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2020. Sebelumnya, dana desa adat senilai Rp300 juta yang diberikan diawal tahun sebagian telah dipakai untuk penanganan Covid-19, baik pencegahan maupun juga untuk pemberian bantuan berupa pangan kepada masyarakat di desa, yang masih terus berlangsung hingga saat ini.

“Kita harus terus support penuh dengan anggaran operasional untuk penanganan pandemi Covid-19, karena masih berlangsung sehingga sampai Desember ini bisa digunakan untuk Satgas Gotong Royong,” katanya.

Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali I Gusti Agung Kartika mengatakan pencairan dana senilai Rp74,65 miliar diberikan kepada 1.493 desa adat. Adapun sebanyak 1.489 desa adat telah mengajukan dokumen persyaratan pencairan dana. Hanya empat desa yang masih dalam proses pengajuan dan verifikasi.

“Yang sudah cair SP2D sebanyak 734 desa. Kami juga telah menyusun petunjuk teknis pemanfaatan dana desa,” ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top