Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid di Bali, Positif 193 Orang, Sembuh 81 Orang per 27 April

Adapun per hari ini ada tambahan konfirmasi positif tujuh kasus. Enam imported case karena riwayat perjalanan ke luar negeri dan satu orang dari daerah terjangkit di Nusantara.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 27 April 2020  |  20:52 WIB
Pecalang atau petugas keamanan adat Bali menegur pengendara motor yang tidak mengenakan masker saat kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pendisiplinan Penggunaan Masker di wilayah Desa Adat Intaran, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (27/4/2020). Desa adat setempat sosialisasi dan edukasi dengan memberikan masker dan teguran ke pengendara yang belum mengenakan masker sebelum menerapkan sanksi berupa denda lima kilogram beras dan kerja sosial dengan membersihkan lingkungan selama tiga hari. - Antara/Fikri Yusuf
Pecalang atau petugas keamanan adat Bali menegur pengendara motor yang tidak mengenakan masker saat kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pendisiplinan Penggunaan Masker di wilayah Desa Adat Intaran, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (27/4/2020). Desa adat setempat sosialisasi dan edukasi dengan memberikan masker dan teguran ke pengendara yang belum mengenakan masker sebelum menerapkan sanksi berupa denda lima kilogram beras dan kerja sosial dengan membersihkan lingkungan selama tiga hari. - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR - Jumlah orang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Bali 193 orang dan sembuh 81 orang, per Senin (27/4/2020).

Dari jumlah pasien positif masih dalam perawatan ada 108 orang. Adapun per hari ini ada tambahan konfirmasi positif tujuh kasus. Enam imported case karena riwayat perjalanan ke luar negeri dan satu orang dari daerah terjangkit di Nusantara.

Sementara tambahan enam orang yang sembuh per Senin, yakni lima orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan satu orang karena kasus transmisi lokal. Persentase kesembuhan Covid-19 di Bali sekitar 41,9 persen pasien positif.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menjelaskan dari pasien positif tidak ada satupun yang dirawat dalam keadaan yang menunjukkan gejala berat atau dalam perawatan intensif.

"Yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah transmisi lokal yang mencapai 20,72 persen, yang artinya ada yang terjangkit karena melakukan interaksi jarak dekat dengan pasien positif Covid-19, baik di rumah, di RS maupun di ruang publik," ucapnya.

Untuk itu masyarakat diharapkan tetap disiplin menjaga jarak, menggunakan masker, perilaku hidup bersih dan sehat.

Asal Kasus

Dari total kasus positif menjadi 193 orang, dengan rincian 185 orang WNI dan 8 orang WNA. Sementara dari pasien WNI tersebut, sebanyak 145 orang merupakan imported case yakni terdiri 120 orang PMI, 3 orang non-PMI dan 22 orang yang melakukan perjalanan dari daerah terjangkit. Sedangkan 40 orang atau sekitar 20,72 persen adalah penularan melalui transmisi lokal.

Selain transmisi lokal pemerintah juga memperhatikan masih adanya penambahan angka positif pada WNI dari daerah terjangkit. Untuk itu, dia berharap agar masyarakat tidak mudik. Jika semua bisa diterapkan dengan disiplin, maka angka penambahan dipastikan bisa ditekan seminimal mungkin.

Dia menegaskan pencegahan penyebaran Covid-19 bukan hanya tugas pemerintah, namun tugas bersama dengan masyarakat. Untuk itu, masyarakat juga diharapkan terus menjaga kebersihan dan kesehatan, serta rajin berolahraga.

"Hal-hal tersebut bisa meningkatkan imun kita. Kunci satu-satunya saat ini adalah disiplin, karena bagaimanapun Covid-19 telah menyebabkan gangguan ekonomi dan sosial di tengah masyarakat," kata Dewa Indra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top