Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Juni Panen Raya, Ekspor Kakao Fermentasi Bali ke Eropa Terancam Batal

Menjelang masa panen raya bulan Juni, kakao fermentasi asal Jembrana Bali terancam tidak dapat diekspor ke kawasan Eropa dan Jepang akibat Pandemi Corona atau Covid-19.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 22 April 2020  |  19:15 WIB
Kakao
Kakao

Bisnis.com, DENPASAR - Menjelang masa panen raya bulan Juni, kakao fermentasi asal Jembrana Bali terancam tidak dapat diekspor ke kawasan Eropa dan Jepang akibat Pandemi Corona atau Covid-19.

Kakao fermentasi ini dikelola oleh Yayasan Kalimajari dan Koperasi Kerta Semaya Samaniya (KSS) sejak tahun 2011, melalui program Kakao Lestari, yang merupakan program pemberdayaan petani melalui pelatihan dan pendampingan

Direktur Yayasan Kalimajari Agung Widi mengatakan, pada Juni mendatang petani akan melakukan proses panen raya, sehingga dari Agustus hingga Oktober pengiriman untuk ekspor ke Perancis, Jepang, Belgia dan Belanda sudah mulai dilakukan jika kondisi di kawasan tersebut tidak lagi menerapkan lockdown, yang mengakibatkan transportasi barang tertutup.

"Jika wabah ini berlangsung lama, kami khawatir pasar super premium kami di Eropa masih lockdown dan biji kakao kami tidak bisa diekspor," tuturnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (22/4/2020).

Untuk satu kali ekspor biji kakao fermentasi ke Perancis jumlahnya mencapai 12,5 ton atau 1 kontainer.

Sedangkan saat panen raya, pada 2016, petani kakao Jembrana dapat menghasilkan panen sebanyak 58 ton dan terakhir pada 2019 panen mencapai 48 ton.

"Tahun ini kami prediksi hasil panen kakao akan tinggi, melihat dari bakal buah yang tumbuh dan iklim yang mendukung, namun pasar masih belum stabil," tuturnya.

Kualitas kakao fermentasi yang diolah dari Koperasi KSS merupakan kualitas premium. Untuk di lokal Bali dan Jakarta, partner buyer dari Kalimajari merupakan produsen coklat premium, yang mendistribusikan sebagian besar produknya ke sektor pariwisata.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kakao ekspor kakao
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top