Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RSUD Sanglah Belum Tangani Pasien Positif Corona

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah dr I Wayan Sudana mengatakan, saat ini di Bali belum ada pasien yang positif terinfeksi Virus Corona.
Busrah Ardans
Busrah Ardans - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  18:48 WIB
Tampak aktivitas perawat sedang membawa makanan di depan Ruang Perawatan Nusa Indah. Ruang Perawatan Nusa Indah ini menjadi tempat perawatan dan observasi pasien jika tersuspect virus Corona. - Bisnis/Busrah Ardans
Tampak aktivitas perawat sedang membawa makanan di depan Ruang Perawatan Nusa Indah. Ruang Perawatan Nusa Indah ini menjadi tempat perawatan dan observasi pasien jika tersuspect virus Corona. - Bisnis/Busrah Ardans

Bisnis.com, DENPASAR — Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah dr I Wayan Sudana mengatakan, saat ini di Bali belum ada pasien yang positif terinfeksi Virus Corona.

Bersamaan dengan itu, Sudana mengimbau kepada publik agar tidak risau, panik meski tetap harus menjaga kewaspadaan.

"Sampai saat ini belum ada pasien yang terinfeksi Corona Virus di Sanglah. Kita sudah rawat ada delapan pasien dengan observasi panas dan satupun tidak ada positif Corona Virus," kata Sudana saat konferensi pers, Selasa (28/1/2020).

Dari delapan pasien itu kata dia, masing-masing sudah dipulangkan, tersisa dua pasien yang masih dirawat.

Dua orang itu ujarnya, dalam kondisi baik.

"Dari delapan ada tiga WNA China, tiga orang asli Indonesia, satu asal Meksiko dan satu lagi dari USA. Selain WNA China kita rawat karena ada riwayat berpergian ke China. Kita rawat agar menciptakan rasa aman. Sementara yang sedang dirawat dua orang, satu asal China (30) dan Indonesia (31) keduanya laki-laki dengan keluhan panas. Dua orang ini tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium karena tidak ada indikasi, hanya flu biasa. Mereka sudah 2-3 hari di sini," jelasnya lagi.

Persiapan dari pihak Sanglah sendiri, lanjut dia telah siap siaga dengan kondisi saat ini.

Sejak 2005 kata dia, pihaknya sudah berpengalaman, pada 2010 sudah tangani kasus infeksi saluran nafas di Sanglah. Tidak hanya sarana dan prasarana, gedung juga sudah ada, SDM kelas A beserta tenaga-tenaga yang lengkap, dari medis bukan hanya spesialis tapi sub-spesialis.

Perawat terlatih, sistemnya sudah siap karena pengalaman sebelumnya menangani flu burung, flu babi.

"Saya kira sama saja, dengan virus-virus lainnya jadi persiapan kita sama. Kalau pasien dewasa tentu yang terlibat dokter penyakit dalam. Kalau pasien anak dokter spesialis anak," tambahnya.

Masker dan alat pelindung diri untuk keluarga korban juga disiapkan dan diminta penambahan lagi untuk menambah stok.

Sementara ruangan Operasional khusus bagi pasien suspect ada empat yang siap dengan totalnya delapan ruangan.

Timnya sementara menyiapkan dan melengkapi perlengkapan di empat ruangan lainnya. Selain itu, RS lain yang menjadi rujukan yakni RS di Gianyar dan Tabanan yang juga bisa digunakan.

Pada sore tadi, informasi terbaru, dua pasien, satu asal China dan satu lagi Indonesia telah dipulangkan karena diketahui negatif dan flu biasa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali virus corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top