Bank Mantap Naikkan Status Unit Klungkung jadi Kantor Cabang

Bank Mandiri Taspen atau Mantap menaikan status kantor cabang pembantu di Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung menjadi Kantor Cabang untuk mengantisipasi pesatnya perkembangan ekonomi daerah sekitar.
Sultan Anshori
Sultan Anshori - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  14:32 WIB
Bank Mantap Naikkan Status Unit Klungkung jadi Kantor Cabang
Dirut Bank Mantap Josephus K. Triprakoso (kiri) berbincang dengan Kepala OJK Regional 8 Bali & Nusa Tenggara Ellyanus Pongsoda (tengah), dan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra (kanan) di sela/sela peresmian Kantor Cabang Bank Mantap di Semarapura, Klungkung.

Bisnis.com, AMLAPURA—Bank Mandiri Taspen atau Mantap menaikan status kantor cabang pembantu di Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung menjadi Kantor Cabang untuk mengantisipasi pesatnya perkembangan ekonomi daerah sekitar.

Dirut Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menuturkan peningkatan ini diharapkan mampu melayani nasabah bank milik dua BUMN ini menjadi lebih dekat dengan masyarakat sekitar. KC Klungkung nantinya akan melayani nasabah dari empat kabupaten,yakni Klungkung, Karangasem, Bangli dan Gianyar.

“Selama ini Kantor cabangnya di Karangasem [Amlapura], tetapi ke depan akan dipindahkan ke sini. Rencananya KC di Amlapura akan turun status menjadi kantor cabang pembantu,” tuturnya di Klungkung, Senin (21/10/2019).

Menurutnya, pemindahan ini dilakukan karena lokasi di Klungkung sangat strategis.

Berada tepat di jantung kota Semarapura, yang kini sedang berkembang perekonomiannya paska menggeliatnya pariwisata di Pulau Nusa Penida, Ceningan dan Lembongan. Ketiga pulau merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Klungkung.

Josephus menegaskan kantor ini juga akan mendukung program pemberdayaan pensiunan melalui program “Taspen Sejahterah” yang kini tengah digagas oleh bank milik Mandiri dan Taspen ini.

Taspen Sejahterah ini merupakan program pemberdayaan bagi para pensiun untuk disiapkan menjadi wirausahawan melalui pelatihan yang dibimbing oleh seorang mentor.

Saat ini, sudah cukup banyak calon pensiunan yang tertarik melakukan persiapan sebelum memasuki pensiunan, dan hal ini sudah berhasil dilakukan dibeberapa tempat di Indonesia seperti pelatihan budidaya lele, hidroponik dan pelatihan kesejahteraan lain.

Namun pelatihan wirausaha ini harus tetap mempertimbangkan karakter serta potensi, karena setiap daerah memiliki potensi pengembangan ayang berbeda-beda. Misalnya di Bali budidaya bebek yang memeiliki potrensi pengembangan yang baik.

“Melalui tegline “Tiada kata pensiun unuk tetap berkarya” ini kita ingin menjadikan para pensiun tetap menghasilkan kayrya,” tegasnya.

Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Ellyanus Pongsoda mengatakan pihaknya mendukung pemindahan kantor cabang di Amlapura ke Semarapura dan akan memproses perizinannnya. Dia mempercayai pemindahan ini sudah diperhitungkan dengan baik oleh Bank Mantap.

Secara khusus, Ellyanus berharap kantor cabang ini akan membantu meningkatkan penetrasi nasabah pensiunan Bank Mantap di Bali. Namun pihaknya berpesan agar tetap menjaga keseimbangan keuangan perbankan salah satunya dengan cara menjaga Non Performing Loan (NPL) maksimal 5%.

Dirinya juga mengapresiasi program pemberdayaan "Taspen Sejahtera" yang diperuntukkan bagi calon pensiunan. Hal ini salah satu cara bagaimana menjadikan para pensiunan ini untuk berkarya di hari tuanya.

“Dulu waktu saya di kantor lama juga ada program pemberdayaan pensiunan tetapi jangka waktunya pendek dan itu sangat telat. Kalau Mantap ini bisa dipersiapkan lebih panjang tentu akan sangat bagus sekali dan saya sendiri tertarik,” tuturnya.

Distribution Head 4 Bank Mantap Wilayah Bali Nusra Sulawesi Jayapura I Dewa Gede Suardana menambahkan, perekonomian Klungkung yang tengah berkembang menjadi dasar utama peningkatan status kantor di Semarapura.

Dia menilai lokasi di daerah ini lebih mudah dicepat dijangkau dibandingkan dengan di Amlapura.

Suardana berkeyakinan ke depannya, keberadaan KC Klungkung akan semakin meningkatkan penetrasi nasabah pensiunan di Pulau Dewata.

Hingga September 2019, Bank Mantap sudah memiliki nasabah pensiunan sebanyak 9.000 orang. Adapun total kredit yang sudah disalurkan di destinasi ini mencapai Rp2,031 triliun atau tumbuh 30% jika dibandingkan dengan periode akhir tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, Bank Mantap

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top