XL Kembangkan Fitur Baru Aplikasi Laut Nusantara untuk Nelayan Tradisional

XL Axiata kembali meluncurkan inovasi teknologi di bidang kelautan dengan program aplikasi laut nusantara versi ketiga.
Sultan Anshori
Sultan Anshori - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  15:53 WIB
XL Kembangkan Fitur Baru Aplikasi Laut Nusantara untuk Nelayan Tradisional
Nelayan tradisional - ANTARA/Irwansyah Putra

Bisnis.com, JEMBRANA— PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali meluncurkan inovasi teknologi di bidang kelautan dengan program aplikasi laut nusantara versi ketiga. Aplikasi ini merupakan hasil kerjasama dengan Badan Riset dan Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya, mengatakan, ada beberapa penambahan di fitur terbaru di aplikasi ini. menurutnya, fitur yang paling baru adalah navigasi ke titik tangkapan ikan dengan menggunakan citra satelit yang bertujuan untuk mendeteksi lokasi-lokasi yang memiliki populasi ikan terbanyak dengan tingkat akurasi mencapai 80 persen.

Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi fitur keamanan, dimana berfungsi untuk penunjuk jalan dengan mempertimbangkan antara lain keberadaan karang dan berbagai penghalang di laut.

Fitur ini akan sangat berguna bagi nelayan yang melakukan pekerjaannya di malam hari yang gelap dan tidak semua karang atau pulau kecil dilengkapi dengan mercusuar.

Dengan menggunakan fitur ini, sebelum berangkat nelayan juga akan bisa memperhitungkan jarak tempuh yang kemudian bisa memperhitungkan kebutuhan BBM. Persediaan BBM saat di tengah laut sangat penting. 

"Sehingga hal tersebut bisa menekan biaya operasional para nelayan saat berkerja," jelasnya.

Yessie D Yosetya menyebut, aplikasi ini juga dilengkapi fitur panggilan darurat. Dengan fitur ini, seorang nelayan bisa mengirimkan informasi kondisi darurat atau SOS yang dihadapinya kepada admin Laut Nusantara melalui fitur chat.

Admin tersebut akan meneruskan informasi ini kepada pihak berwenang dalam keselamatan di laut, juga kepada nelayan lain yang ada di sekitar lokasi. 

Berdasarkan data yang ada, kata Yessie D Yosetya, sudah tercatat sekitar 15 ribu pengguna di seluruh Indonesia. Dalam peluncuran program aplikasi yang syarat satu layanan data digital inovatif di bidang kelautan ini, pihaknya juga akan melakukan pembinaan serta pendampingan yang berkelanjutan. 

Sehingga masyarakat nelayan kecil bisa benar-benar memanfaatkan dampak positif aplikasi yang diluncurkan pertama kali di tahun 2016 lalu untuk versi pertama.

"Dengan aplikasi ini, saya harapkan hasil tangkapan para nelayan bisa meningkat menjadi dua kali lipat daripada sebelumnya," tuturnya.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia KKP Sjarief Widjaja menjelaskan, aplikasi program laut nusantara ini merupakan salah satu pemanfaatan hasil riset teknologi berdasarkan hasil inovasi dari sistem informasi dengan sistem komunikasi.

Dengan demikian data informasi tersebut dihimpun dalam sebuah aplikasi informasi dalam android dengan tujuan, tidak ada lagi ekslusifitas informasi ditengah-tengah masyarakat.

 "Nah sekarang kita bisa lihat, nelayan tradisional bisa menggunakan dan memanfaatkan hasil dari inovasi teknologi," ujarnya.

Rustam, salah seorang nelayan Bali yang menggunakan aplikasi ini mengaku sudah merasakan manfaatnya. Kata dia, sejak menggunakan aplikasi ini dirinya mendapat ikan dengan begitu melimpah.

Jika sedang mujur, dia bisa mendapat hasil tangkapan ikan sebesar  satu hingga dua ton ikan. Oleh sebab itu, dia berharap agar rekan seprofesinya juga bisa dan mau menggunakan aplikasi ini.

 "Karena kebanyakan nelayan ini masih menggunakan ilmu tradisional. Padahal aplikasi ini sangat membantu kita untuk mencari ikan," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
xl axiata, nelayan

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top