Yunnan di China Ingin Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Provinsi Yunnan, Republik Rayat China ingin membuka penerbangan langsung ke Bali untuk memberikan alternatif transportasi bagi warganya yang berwisata ke Bali.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  17:29 WIB

Bisnis.com, DENPASAR—Provinsi Yunnan, Republik Rayat China ingin membuka penerbangan langsung ke Bali untuk memberikan alternatif transportasi bagi warganya yang berwisata ke Bali.

Wakil Ketua Komite Tetap Provinsi Yunan Li Pei mengatakan berharap secepatnya bisa mewujudkan keinginan tersebut mengingat semakin tingginya minat warganya pelesir ke Bali.

“Saya sudah melihat standar pelayanan di Bandara Internasional Ngurah Rai, rencana ini sangat mungkin untuk diwujudkan,” katanya.

Keinginan itu disampaikan ketika Li Pei diterima Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di runag kerjanya, Senin (13/5/2019).

Li Pei yang ditemani sejumlah delegasi dan konsul di Bali memaparkan antusiasme warganya berwisata ke Bali karena pesona wisata pantai yang tidak dijumpai di Yunnan. 

Ia berniat meningkatkan kunjungan wisatawan Yunnan dengan membuat inovasi teknologi melalui aplikasi di ponsel untuk memudahkan warganya memesan hotel, penerbangan, restoran hingga mengakses bahasa asing.

“Jika wisatawan itu menemui masalah bisa langsung membat laporan pengaduan kepada Pemprov Yunan dan akan ditanggapi setidaknya 30 menit kemudian,” katanya.

Ia berharap dengan teknologi tersebut bisa meningkatkan jumlah wisatawan Yunnan yang datang ke Bali dan memberikan kenyamanan warganya selama berada di Pulau Dewata.

Pada kesempatan itu, Pei mengundang Wagub Bali bersama para pengusaha untuk menghadiri ajang China South Asia Expo, 12-18 Juni 2019.

Ia ingin semakin banyak pengusaha Bali yang melakukan promosi produk maupun jasa serta penjajakan kerja sama dengan pengusaha Yunan melalui agenda tahunan tersebut.

Niat tersebut sekaligus untuk mempererat kerja sama Bali dengan Yunan yang telah terjalin sejak 2003 silam.

Wagub Bali Tjokorda Oka atau akrab disapa Cok Ace langsung menyambut undangan tersebut dan akan melibatkan banyak pengusaha untuk menjajaki peluang bisnis.

Cok Ace menambahkan kerja sama antara Bali dan Yunan tidak hanya dapat dilakukan pada bidang pariwisata, tetapi juga di bidang budaya. 

Ia pun menjelaskan latar belakang sejarah Kang Ching Wie dan akulturasi budaya China di Bali yang begitu kental baik dalam kehidupan sehari-hari, seni, hingga upacara keagamaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, penerbangan langsung

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top