Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Agung Erupsi, Masyarakat Diimbau Pakai Masker Karena Ada Hujan Abu

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Made Rentin, di Denpasar, Bali mengatakan bahwa erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm. Durasinya 2 menit 55 detik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 April 2019  |  10:03 WIB
Gunung Agung mengeluarkan asap terlihat dari Denpasar, Bali, Jumat (22/2/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Gunung Agung mengeluarkan asap terlihat dari Denpasar, Bali, Jumat (22/2/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21//4/2109) pagi, pukul 03.21 Wita. Tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter di atas permukaan laut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Made Rentin, di Denpasar, Bali mengatakan bahwa  erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm. Durasinya 2 menit 55 detik.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya,” kata Made Rentin, seperti dilansir Tempo.co, Minggu (21//4/2109).

Meski tidak ada ada korban jiwa maupun luka, namun sejumlah daerah terpapar hujan abu tebal hingga tipis di Kabupaten Karangasem.

Menurut Made, di Karangasem, paparan hujan abu sampai di Kecamatan Selat, Desa Bukit Galah, Sebun, Telung Bhuana, Badeg Tengah, Badeg Dukuh, Perang Sari, Geriana Kauh, Tegeh Amertha Bhuana, Pura Pasar Agung Sebudi, Br. Pura Sebudi. Di Kecamatan Bebandem, abu menyelimuti Banjar/Dusun Nangka, Banjar Bukit Paon, wilayah Banjar Butus bagian atas, Banjar Yeh Kori Jungutan, Desa Sibetan bagian atas.

Paparan hujan abu juga terjadi di luar daerah Kabupaten Karangasem yaitu Kabupaten Bangli dan Klungkung. Bahkan, saat ini paparan hujan abu sudah sampai di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar memakai masker jika sedang beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi dampak sebaran abu vulkanik terhadap kesehatan,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung agung

Sumber : Tempo.co

Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top