Telkomsel Tingkatkan Jaringan di Pulau Terluar NTT

Telkomsel bertekad memperkuat jaringan di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil atau 3T untuk memberikan pemerataan dan manfaat layanan telekomunikasi untuk seluruh masyarakat.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 29 Maret 2019  |  17:00 WIB
Telkomsel Tingkatkan Jaringan di Pulau Terluar NTT
Teknisi Telkomsel melakukan perawatan jaringan di salah satu menara Base Transceiver Station (BTS) - JIBI/Rachman

Bisnis.com, MANADO – Telkomsel bertekad memperkuat jaringan di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil atau 3T untuk memberikan pemerataan dan manfaat layanan telekomunikasi untuk seluruh masyarakat.

Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Agus Setia Budi mengatakan untuk menggarap wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada 2018 lalu telah dibangun 100 BTS 4G.

“Yang terbaru adalah pembangunan 40 BTS 4G di Pulau Rote, Nusa tenggara Timur yang merupakan pulau terdepan dan terluar,” katanya saat media gathering, Rabu (27/3/2019) malam.

Menurut Agus di seluruh wilayah pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata selancar itu telah terjangkau layanan telekomunikasi selular Telkomsel.

Kata dia sebelumnya pelanggan hanya bisa melakukan telekomunikasi di sekitar pohon besar yang dinamakan pohon sinyal. Kini warga Pulau Rote dan wisatawan bisa leluasa melakukan telekomunikasi dan mengunggah status di media sosial.

Agus menjelaskan saat ini fokus pada jaringan 4G di mana saja (4G everywhere) dengan mengandalkan kekuatan sinyal apalagi untuk keperluan mengunduh maupun mengunggah data dengan kecepatan tinggi.

Ia menyebut jika menggunakan pendekatan bisnis, maka tidak mungkin ada perusahaan operator selular yang besedia membangun jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.

Telkomsel, sebagai salah perusahaan telekomunikasi milik negara yang tidak hanya menekankan pada aspek bisnis, tetapi juga mengambil tanggung jawab untuk memberi akses komunikasi di wilayah 3T tersebut.

VP ICT Management Telkomsel Area Jawa Bali Ali Imran mengatakan hingga kini telah dibangun 600 BTS lebih di daerah perbatasan dan khusus perbvatasan Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste sekitar 300 BTS.

Kata Ali pembangunan BTS tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kesenjangan jaringan telekomunikasi antara wilayah 3T dengan Jawa sehingga bisa 4G everywhere.

Ia menyebut saat ini Telkomsel tengah melakukan koordinasi jaringan di regional Bali Nusra dan capaian 4G everywhere hingga akhir Februari telah 46%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel, ntt

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top