Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Paket Pesta Nikah Dongkrak Okupansi Hotel di Bali

Paket pesta pernikahan yang sangat diminati pasangan dari berbagai negara diperkirakan ikut mendongkrak okupansi hotel di Bali.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 01 Maret 2019  |  21:07 WIB
Ilustrari pernikahan. - Istimewa
Ilustrari pernikahan. - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR — Paket pesta pernikahan yang sangat diminati pasangan dari berbagai negara diperkirakan ikut mendongkrak okupansi hotel di Bali.

Ketua Bali Wedding Association (BWA) Sinly Anfeny mengatakan Pulau Dewata yang menjadi salah satu destinasi wedding memiliki potensi sangat besar dan mampu mendorong kunjungan wisatawan.

“Frekuensi event wedding di Bali terus meningkat bukan hanya oleh para selebritas atau kelas atas, masyarakat kebanyakan juga tak sedikit yang melakukan pesta pernikahan di Bali,” katanya, Jumat (1/3/2019).

Menurut Sinly asosiasi yang baru berusia lima tahun ini belum memiliki data berapa paket pesta nikah setiap tahun di Bali.

Ia memperkirakan pada peak season setidaknya terdapat 500-1.000 pesta pernikahan yang diselenggarakan wisatawan asal China, belum termasuk tamu Eropa, Australia, dan Amerika.

Sinly yang memiliki usaha Bali Wedding Paradise ini banyak menangani pasar China, sedangkan 80 anggota BWA masing-masing memiliki pasar yang dibidik baik domestik maupun mancanegara.

Ia menyebut BWA terus melakukan kegiatan promosi secara kreatif dan menangkap peluang pasar yang ada salah satunya secara daring (online). Informasi dalam situs web BWA selalu diperbarui, bukan hanya untuk anggota tetapi juga bagi konsumen pesta nikah di seluruh dunia.

Selama ini BWA memang belum pernah melakukan pameran atau festival wedding dalam skala besar, tetapi selalu memberikan dukungan jika pihak lain menyelenggarakan kegiatan promosi seperti itu.

Event Manager Sudamala Resort & Villas Sanur Ni Wayan Putri Asriani mengatakan wedding merupakan salah satu unggulan yang ditawarkan resor ini selain layanan hospitalitas lainnya.

Kata dia setiap bulan ada saja pasangan yang menikah dengan tamu skala kecil maupun besar dan menambah okupansi kamar.

Pasutri yang menikah di Sudamala daang dari berbagai negara, tetapi juga tak sedikit dari Surabaya dan Jakarta atau yang kawin campuran orang Indonesia dengan warga asing.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang belum lama ini menerima pengurus BWA berpesan agar para pelaku usaha pesta pernikahan untuk lebih kreatif dalam memasarkan produk.

Kata dia wisatawan ke Bali tidak hanya menikmati keindahan ala dan keunikan budaya, tetapi juga ingin mengabadikan momen spesial termasuk pernikahan untuk pengalaman seumur hidupnya.

Ia berpesan perlu melakukan promosi dan menampilkan sesuatu yang istimewa seperti penggunaan mobil antik, kereta kuda, dan seni budaya Bali agar meninggalkan kesan mendalam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pernikahan
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top