Bandara Ngurah Rai Layani Bakal 476 Penerbangan Pasca Nyepi

Bandara Ngurah Rai akan kembali beroperasi normal pasca Hari Raya Nyepi atau Jumat (8/2/2019) dengan penerbangan terjadwal sementara mencapai 476 flight.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  14:57 WIB
Bandara Ngurah Rai Layani Bakal 476 Penerbangan Pasca Nyepi
Sejumlah warga negara asing mencari informasi di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, MANGUPURA -- Bandara Ngurah Rai akan kembali beroperasi normal pasca Hari Raya Nyepi atau Jumat (8/2/2019) dengan penerbangan terjadwal sementara mencapai 476 flight.

Kepala Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim mengatakan setelah 24 jam menghentikan kegiatan operasional, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan kembali beroperasi secara normal pada hari Jumat, 8 Maret pukul 06.00 WITA.

Operasi bandara terakhir sebelum Nyepi dilakukan pada Kamis (7/2/2019) sebelum pukul 06.00 WITA. 

Adapun jumlah penerbangan pada operasi terakhir tersebut yakni 487 flight. Menurutnya, Nyepi tidak mempengaruhi tren peningkatan maupun penurunan penerbangan di Bandara Ngurah Rai.

"Kalau rata-rata asa sekitar 59.900 penumpang per hari yang kita layani melihat dari kondisi selama Januari 2019," katanya, Kamis (28/2/2019) 

Penerbangan pertama pasca penutupan operasional yakni Lion Air JT-929 tujuan Surabaya untuk rute domestik, dan Indonesia AirAsia QZ-550 tujuan Kuala Lumpur untuk rute internasional menjadi penerbangan pertama yang akan berangkat dari Bali.

Penerbangan pertama yang mendarat di Bali adalah penerbangan Garuda Indonesia GA-7049 dari Lombok untuk rute domestik dan Garuda Indonesia GA-897 dari Guangzhou untuk rute internasional

“Saat Nyepi nanti kami siapkan sebanyak 434 personel untuk siaga di Bandar Udara, di samping bantuan keamanan dari Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai sebanyak 30 personel, dan TNI AU sebanyak 35 personel," katanya.

Menurutnya, karena penghentian operasional selama satu hari, kemungkinan akan ada penumpang yang menginap di Bandara hingga penerbangan dibuka kembali. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setidaknya ada dua atau tiga penumpang yang menginap di bandara. 

Penumpang lebih memilih menginap di Bandara karena takut tidak dapat mengikuti penerbangan keesokan harinya.

Adapun walaupun operasional Bandara telah dibuka pada pukul 06.00 WITA, kemungkinan penerbangan pertama baru akan dimulai pukul 07.00 WITA karena persiapan petugas. 

Berdasarkan kondisi rata-rata harian, kemungkinan akan ada 21 pesawat yang terparkir di apron Bandara Ngurah Rai selama Nyepi.

Jika nantinya terdapay situasi penting, penerbangan yang bersifat darurat seperti emergency landing atau evakuasi medis akan dilayani. 

"Nyepi orang boleh tinggal atau pergi, tapi kita sudah stand by personil," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nyepi, bandara ngurah rai

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top