Amman Mineral Kembangkan Budidaya Madu di Area Reklamasi Tambang Batu Hijau

PT Amman Mineral Nusa Tenggara mengembangkan budidaya madu dari lebah jenis Trigona SP di area reklamasi bekas lahan tambang Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat untuk mendorong perekonomian masyarakat setempat.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  15:18 WIB
Amman Mineral Kembangkan Budidaya Madu di Area Reklamasi Tambang Batu Hijau
Petugas sedang mengembangkan budidaya madu dari lebah jenis Trigona SP di rea reklamasi bekas lahan tambang Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat - istimewa

Bisnis.com, DENPASAR -- PT Amman Mineral Nusa Tenggara mengembangkan budidaya madu dari lebah jenis Trigona SP di area reklamasi bekas lahan tambang Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat untuk mendorong perekonomian masyarakat setempat.

Adapun Lebah Madu Trigona SP adalah lebah tanpa sengat (stingless bee) dan hidupnya tidak bergantung kepada polen bunga seperti jenis lebah madu lainnya.  Dengan sifatnya yang unik Trigona dapat dibiakkan dimana saja dengan syarat terdapat sumber resin atau getah dari pohon sekitar untuk dapat menghasilkan propolis didalamnya.

Madu Trigona ini adalah madu yang dihasilkan oleh propolis Trigona dihutan yang bebas polusi. Adapun khasiat madu Trigona ini adalah untuk menjaga kesehatan dan membantu menjaga daya tahan tubuh.

Head of Corporate Communications PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) mengatakan budidaya  madu Trigona ini akan menjadi salah satu indikator keberhasilan program reklamasi yang dijalankan. Sekaligus juga untuk mendorong masyarakat dalam mengembangkan serta membudidayakan lebah Trigona sebagai alternatif solusi yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat di sekitar area pertambangan.

Adapun program uji coba budidaya madu Trigona ini  sudah dimulai sejak Mei 2018 dengan menempatkan sekitar 50 buah kotak lebah atau stup di area Nursery dalam rangka Pilot Project selama 6 bulan.

Rata-rata 1 kotak lebah Trigona dapat menghasilkan sekitar 1 liter madu per tahun dengan harga jual sekitar Rp300.000 per liter.

“Sehingga sangat potensial untuk membantu pendapatan masyarakat, apalagi saat ini kami menargetkan untuk bisa panen 4 kali dalam setahun,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Selasa (26/2/2019).

Perusahaan yang mengoperasikan tambang Batu Hijau di Sumbawa ini mengharapkan keberadaan budidaya madu Trigona di area reklamasi juga membantu proses penyerbukan atau polinasi dalam menjaga pertumbuhan keanekaragaman vegetasi dan kesediaan makanan bagi satwa lainnya.

Budidaya Trigona ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu objek agrowisata dan alternatif penggerak ekonomi masyarakat pasca tambang.

“Pengembangan madu Trigona ini dapat dibudidayakan di sekitar rumah atau pekarangan setelah masyarakat mendapat indukannya dari alam,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ntb, madu

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top