Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ARAK-ARAKAN OGOH-OGOH, 1.457 Petugas Dikerahkan Jaga Kebersihan

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Denpasar mengerahkan sebanyak 1.457 petugas kebersihan yang bersiaga membersihkan sampah pada malam pengerupukan seusai arak-arakan ogoh-ogoh menjelang hari Suci Nyepi Tahun Saka 1940.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 15 Maret 2018  |  14:46 WIB
ARAK-ARAKAN OGOH-OGOH, 1.457 Petugas Dikerahkan Jaga Kebersihan
Ilustrasi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR—Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Denpasar mengerahkan sebanyak 1.457 petugas kebersihan yang bersiaga membersihkan sampah pada malam pengerupukan seusai arak-arakan ogoh-ogoh menjelang hari Suci Nyepi Tahun Saka 1940.

Kepala DLHK Denpasar Ketut Wisada menegaskan pengerahan itu untuk menjamin ibu kota Bali tetap bersih dan asri setelah pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.

“Semua petugas kebersihan kami kerahkan untuk mengatasi sampah setelah selesai arak-arakan ogoh-ogoh oleh warga masyarakat, sehingga saat merayakan Nyepi, wilayah Kota Denpasar tetap terjaga kebersihannya,” jelasnya, Kamis (15/3/2018).

Dia mengatakan semua petugas DLHK diterjunkan karena mereka ditarget membersihkan sampah sebelum pelaksanaan hari Suci Nyepi pada Sabtu (17/3) pukul 06.00 Wita atau saat pelaksanaan Nyepi dimulai. Seluruh petugas kebersihan didukung dengan 60 armada pengangkut sampah.

Petugas kebersihan tersebut akan menyisir ruas jalan di Kota Denpasar mulai Jumat (20/3) malam hingga pukul 03.00 Wita.

"Untuk pembersihan kami batasi sampai Sabtu [17/3/2018] pukul 03.00 Wita. Jika petugas kami kedapatan membersihkan sampai pagi hari dikhawatirkan dikenakan sanksi oleh petugas desa adat setempat atau pecalang,” jelasnya

Wisada mengimbau masyarakat yang mengikuti parade ogoh-ogoh setelah diarak agar tidak membiarkan tergelak di jalan raya atau ditaruh di atas trotoar. Namun dapat dirapikan atau dibakar ke kuuran masing-masing desa.

Masyarakat juga diimbau untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungannya. Bila hendak membakarnya agar dilakukan di setra (kuburan) desa pakraman setempat. Petugas DLHK Denpasar akan melakukan penyisiran untuk membersihkan seluruh ruas jalan dan berharap tidak ada bekas ogoh-ogoh berserakan di jalan raya maupun di trotoar.

Tidak hanya menjelang Nyepi, saat pelaksanaan hari raya Gembak Geni petugas akan kembali melaksanakan penyisiran kebersihan yang dimulai pukul 06.00 Wita hingga selesai.

“Setelah pelaksanaan hari suci Nyepi tepatnya di gembak geni, petugas kebersihan akan kembali menyelisir seluruh daerah di Kota Denpasar mulai pukul 06.00 Wita hingga selesai. Hal ini dilaksanakan guna memberikan kenyamanan masyarakat serta tetap menjaga kebersihan dan keasrian Kota Denpasar,” kata Wisada.

Rencananya, ratusan ogoh-ogoh hasil karya kreatifitas Sekaa Teruna di Denpasar siap diarak pada Jumat (16/3/2018) malam atau Pengerupukan. Ratusan ogoh-ogoh berbagai rupa tersebut, akan diarak di masing-masing catus pata desa di seluruh Kota Denpasar.

Berdasarkan data dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar tercatat setidaknya ada 688 ogoh-ogoh siap diarak dan tersebar di empat kecamatan di Denpasar. Rinciannya, di Kecamatan Denpasar Timur yakni sebanyak 302 ogoh-ogoh, disusul Kecamatan Denpasar Barat dengan 175 ogoh-ogoh. Sementara di Kecamatan Denpasar Utara sebanyak 115 ogoh-ogoh dan di Kecamatan Denpasar Selatan sebanyak 96 ogoh-ogoh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dwgl
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top