Ini Usulan Konjen China untuk Gaet Wisman di Bali

Oleh: Feri Kristianto 24 November 2018 | 08:51 WIB
Ini Usulan Konjen China untuk Gaet Wisman di Bali
Uluwatu/Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR- Perwakilan pemerintah China di Bali memberikan sejumlah saran apabila hendak meningkatkan kualitas turis yang datang dari negaranya.

Konjen China di Bali Gou Haodong menyampaikan ada enam unsur yang dibutuhkan oleh wisatawan ketika mereka berlibur di Pulau Dewata. Pertama, makanan yang berkualitas termasuk diharapkan disediakannya kuliner Bali. 

Kedua, wisatawan China memerlukan akomodasi hotel yang memadai dan berkualitas untuk menampung para wisatawan dari negaranya sesuai kebutuhannya masing-masing mulai dari  hotel bintang 5, bintang 4, sampai bintang 3. Ketiga, wisatawan China membutuhkan  transportasi yang kualitasnya baik, dan dilengkapi dengan.

Keempat, wisatawan China membutuhkan destinasi pariwisata yang baik dan bervariasi yang menampilkan ciri alam dengan budaya yang indah serta beragam.

"Jangan hanya menikmati Pura Besakih, Pura Tanah Lot dan Pura Uluwatu, tapi juga destinasi pariwisata seperti di kabupaten lain Jembrana, Buleleng, Tabanan, dan Klungkung," jelasnya, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (24/11/2018).

Menurutnya, destinasi wisata dan budaya yang dilihat oleh wisatawan China ketika di Bali sesungguhnya masih sangat sedikit. Masih banyak destinasi wisata dan budaya yang belum dilihat oleh wisatawan Tiongkok. 

Kelima, Wisatawan China juga perlu melihat pentas seni masyarakat Bali, upacara keagamaan masyarakat Bali dan memerlukan oleh-oleh hasil kerajinan masyarakat Bali untuk dibawa pulang kenegaranya.

Gou menyarankan agar dibuat paket wisata selama beberapa hari di Bali yang berisi program kunjungan ke destinasi wisata, menyaksikan pementasan seni Bali, menyaksikan kegiatan keagamaan masyarakat Bali dan mengunjungi toko-toko yang menjual industri kerajinan rakyat Bali. 

"Dengan paket kunjungan tersebut, wisatawan Tiongkok yang datang ke Bali adalah wisatawan yang berkualitas, yang memiliki cukup uang untuk bisa berwisata, berbelanja kuliner dan hasil kerajinan masyarakat Bali," jelasnya.

Dia menekankan dengan paket seperti ini, tidak mungkin ada agen perjalanan menjual paket wisata dengan harga murah seperti sekarang ini yaitu menjual paket wisata ke Bali dengan harga Rp800.000 selama 5 hari.

"Pasti uangnya tidak cukup untuk beli tiket, bayar hotel, beli makanan dan oleh-oleh," paparnya. 

Konjen China di Bali menyatakan kesediaannya jika diundang untuk membantu Pemprov Bali memperbaiki kualitas pariwisata. Bahkan mempromosikan pariwisata Bali ke masyarakat China.

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya