Michelin Cek Gratis Kondisi Ban Angkutan Niaga di Bali

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 18 November 2018 | 14:45 WIB
Michelin Cek Gratis Kondisi Ban Angkutan Niaga di Bali
Petugas PT Michelin Indonesia sedang mengecek tekanan angin dan kondisi ban sebuah angkutan niaga secara gratis dalam kegiatan bertajuk Michelin Safety on The Road (MSOR) di Pasar Beringkit, Badung, Bali, Minggu (18/11).JIBI/BISNIS-Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, MANGUPURA – PT Michelin Indonesia mengadakan pengecekan tekanan angin dan kondisi ban mobil angkutan niaga secara gratis di Bali untuk semakin mendekatkan diri ke pengendara.
 
National Business Development PT Michelin Indonesia Rizki Ranudiwijaya mengatakan Bali menjadi salah satu dari 25 kota yang dikunjungi dalam kegiatan Michelin Safety on The Road (MSOR).

Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Michelin yang diadakan sejak awal tahun di sejumlah kota-kota besar seperti Jakarta, Purwakarta, Medan, Pekanbaru,dan lain-lainnya.
 
Kata dia, MSOR ini memang sengaja menyasar mobil angkutan niaga sebagai bentuk edukasi pentingnya keselamatan berkendara dari hal paling dasar yakni kondisi ban. Lantaran menyasar mobil angkutan niaga seperti pick up maupun truck kecil, pihaknya sengaja melakukan kegiatan di sejumlah pasar.

Di Bali, MSOR diadakan selama dua hari yakni Minggu (18/11/2018) di Pasar Beringkit, Badung dan Senin (19/11/2018) di Pasar Galiran Klungkung.
 
Program di pasar ini merupakan kali pertama bagi Michelin yang sebelumnya hanya menyasar pengendara belia ke sekolah-sekolah.
 
“Kita peduli pada mobil niaga karena mereka menopang perekonomian misalnya dengan membawa sayur mayor dari desa ke kota-kota besar untuk dikonsumsi,” katanya, Minggu (18/11/2018).
 
Pada kegiatan MSOR ini, setiap kendaraan dicek tekanan angin hingga keausan ban. Jika ditemukan ban dalam kondisi tidak baik maka pengendara disarankan untuk melakukan penggantian.
 
“Ada sekitar puluhan pengendara yang sudah kita cek, kita mulai dari 04.00 pagi hingga 12.00 siang, kebanyakan dari mereka lupa kondisi bannya,” katanya.
 
Dia mengharapkan, lewat kegiatan ini, pengendara semakin peduli pada kondisi kendaraan terutama ban. Sebab, ban kerap menjadi komponen kendaraan yang tidak terlalu diperhitungkan.
 
“Mereka [pengendara] tahu ini penting Cuma mereka terkadang lupa, inilah saatnya kita mengedukasi dan mengingatkan,” katanya.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya