Nusa Dua Fiesta Diminta Jaga Kualitas

Oleh: Ema Sukarelawanto 30 September 2018 | 08:04 WIB
 Nusa Dua Fiesta Diminta Jaga Kualitas
Nusa Dua Fiesta/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, NUSA DUA—Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) diharapkan terus meningkatkan kualitas festival sebagai salah satu investasi yang telah dipetik hasilnya kini.

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata Prof I Gde Pitana mengatakan festival merupakan investasi yang memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap pariwisata.

“Dampak secara tak langsung jauh lebih besar dan signifikan dibandingkan dengan dampak langsung yang hanya terasa sesaat,” katanya, saat membuka Pesona Nusa dua Fiesta di Pulau Peninsula, Jumat (28/9/2018) malam.

Nusa Dua Festival pertama digelar 22 tahun silam, telah menjadi agenda tahunan dan berubah nama menjadi Pesona Nusa Dua Fiesta. 

Menurut Pitana festival ini menjadi salah satu ikon atraksi wisata di kawasan pariwisata terpadu The Nusa Dua yang dikelola ITDC.

Pitana menyebut festival merupakan investasi yang hasilnya bisa dinikmati beberapa tahun kemudian. 

Ia mencontohkan Jember Fashion Carnaval pada 10 tahun silam belum masuk peta pariwisata Indonesia, kini menjadi salah satu festival yang bergaung secara internasional.

Sejumlah festival lain yang telah lama digelar secara konsisten kini telah familiar di mata wisatawan mancanegara di antaranya Festival Lembah Baliem, Dieng Culturte festival, dan Pesta Kesenian Bali.

Managing Director The Nusa Dua I Wayan Karioka mengatakan Pesona Nusa Dua Fiesta yang digelar kali ini juga menjadi ajang pemanasan sebelum Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group.

Selain menunjukkan kesiapan fasilitas dan infrastruktur, juga memberikan alternatif hiburan melalui sajian seni dan budaya bagi pendukung delegasi yang telah mulai berdatangan akhir pekan ini.

Nusa Dua Fiesta menampilkan tiga kegiatan utama yakni pertama, ‘Bali Exotic’ yang menampilkan keberagaman budaya dan tradisi Bali dimana hal itu menjadi daya tarik wisatawan mancanegara terhadap pulau Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Kedua, ‘This is Indonesia’ yakni Menampilkan keberagaman di Indonesia. Penampilan seni dan budaya yang berkolaborasi dari Sabang sampai Merauke. Kedua kegiatan selama 2 hari ditargetkan dikunjungi 30.000 orang.
 
Ketiga, ‘Mandiri Badung International Night Run’ yang menampilkan lomba lari malam kategori 5K, 10K, half marathon, dan full marathon. Lomba yang akan diikuti 3.000 pelari ini lokasi start dan finish di Pulau Peninsula Nusa Dua dengan melintasi Tol Bali Mandara, Minggu (30/9/2018) dini hari.

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya