Meski Gunung Agung Erupsi, Wisman Lewat Ngurah Rai Tumbuh 6,07%

Oleh: Feri Kristianto 13 Juli 2018 | 16:51 WIB
Meski Gunung Agung Erupsi, Wisman Lewat Ngurah Rai Tumbuh 6,07%
Bandara Ngurah Rai Bali/Bisnis.com-Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, DENPASAR — Erupsi Gunung Agung pada tahun ini belum memberikan dampak negatif terhadap jumlah kedatangan wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Berdasarkan data  PT Angkasa Pura I (Persero) I Gusti Ngurah Rai, tercatat ada 2,89 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada semester I/2018 atau tumbuh 6,07% secara year-on-year (yoy) dari sebelumnya 2,76 juta wisman.

GM I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi optimistis realisasi sepanjang tahun ini bisa melebihi capaian 2017.

“Kami selaku pengelola bandara optimistis pada tahun ini bisa mendatangkan wisman ke Indonesia lebih banyak dari 2017 yang mencapai 5,9 juta wisman, dengan merealisasikan keinginan airlines untuk menambah rute atau mengganti jenis pesawat operasional dengan kapasitas yang lebih besar,” jelasnya, Jumat (13/7/2018).

China masih menempati posisi pertama dengan kontribusi 684.106 wisman atau 23,65% dari total wisman yang datang. Disusul oleh Australia dengan 547.375 wisman atau 18,93% dan India dengan 194.342 wisman atau 6,72%.

Selanjutnya, berturut-turut diikuti Inggris, Jepang, AS, Malaysia, Jerman, Prancis, dan Singapura.

Pertumbuhan jumlah wisman pada semester I/2018 ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya ada beberapa maskapai yang mengajukan rute baru. 

Selama enam bulan pertama tahun ini, maskapai yang membuka rute baru antara lain Qantas Airways untuk rute Denpasar-Melbourne, Garuda Indonesia dengan rute Denpasar-Mumbai, dan Emirates dengan rute Dubai-Denpasar-Auckland.

Selain itu, Malindo Air mengajukan penambahan frekuensi penerbangan Denpasar-Kuala Lumpur dan Singapore Airlines juga membuka rute Denpasar-Singapura dengan kapasitas pesawat lebih besar. 

“Aktivitas Gunung Agung yang mulai aktif pada akhir tahun lalu dan sempat adanya travel warning dari beberapa negara tidak menjadi penghalang untuk mendatangkan wisman ke Indonesia, khususnya Bali, karena kami percaya Bali aman dan tetap menjadi top list tujuan wisata,” papar Yanus.

Terpilihnya Bali sebagai tuan rumah IMF-World Bank Annual Meeting 2018 diyakini bakal berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisman yang datang. Diperkirakan sebanyak 15.000 orang delegasi akan datang ke Bali mengikuti acara tersebut.

Ditambah lagi, Bandara Ngurah Rai sudah mempersiapkan parkir pesawat (apron) tambahan di sisi barat dan timur bandara yang mampu menambah 11 parkir stand baru.

Penambahan kapasitas juga akan menambah kemungkinan maskapai yang bakal mengganti jenis pesawat dari narrow body ke wide body serta mengajukan slot baru. 

Menurut Yanus, pada periode winter 2018, bandara tersebut memiliki outstanding slot sebanyak 37 penerbangan yang terdiri dari 21 penerbangan Internasional dan 16 penerbangan domestik.

Untuk penerbangan internasional, didominasi tujuan ke China, India, Brunei Darussalam, Vietnam dan Iran. Sementara itu, penerbangan domestik didominasi rute ke Surabaya, Lombok, Semarang, Jakarta, dan Labuan Bajo.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya