Kadin Bali Siapkan Platform E-Commerce bagi UMKM

Oleh: Ema Sukarelawanto 06 Juli 2018 | 16:04 WIB

Bisnis.com, DENPASAR — Kadin Bali menyiapkan platform e-commerce untuk membantu pemasaran produk industri kreatif hasil usaha mikro, kecil, dan menengah secara online.

Ketua Kadin bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengatakan melalui aplikasi yang mudah diakses, pelaku industri kreatif bisa menawarkan produk dengan mudah, murah, cepat, dan menjangkau seluruh dunia.

“Inilah salah satu antisipasi era digital agar produk kita lebih gampang diakses pasar global,” katanya, Jumat (6/7/2018).

Menurut Alit platform e-commerce Kadin Bali ini sudah hampir rampung dan akan diluncurkan Agustus 2018. Selain bisa diakses melalui website, e-commerce Kadin Bali bisa dibuka di smartphone berbasis android maupun iOS.

Ia menggambarkan e-commerce yang ditawarkan mirip gerai yang ada di Bukalapak, Lazada, Tokopedia, BliBli dll. Kadin Bali mengelola platform dari sisi dukungan aplikasi, sistem, dan teknologinya, sedangkan pelaku industri menyiapkan produk.

Pasar yang disasar bukan hanya dalam negeri melainkan lebih fokus pasar ekspor, karena selama ini daya saing produk ekonomi kreatif di Bali cukup tinggi sehingga bisa tembus pasar di sejumlah negara.

Kehadiran platform e-commerce Kadin Balidiharapkan memperluas cakupan pasar dan bisa langsung mempertemukan pembeli dari berbagai penjuru dunia dengan pelaku ekonomi kreatif secara online.

Kata dia database dari e-commerce ini kelak bisa membantu pemetaan yang lebih terintergrasi jika ingin memperluas jangkauan pasar.

Saat ini Kadin Bali telah mempromosikan keberadaan platform e-commerce ini kepada UMKM pelaku ekonomi kreatif di Bali untuk segera bergabung dan menginformasikan ke jaringan pembeli potensial di luar negeri.

“Sekitar 50 pelaku ekonomi kreatif yang pernah melakukan ekspor telah menyatakan niat untuk bergabung ditambah 300-an pelaku usaha yang selama ini memasarkan secara lokal,” katanya.

Alit menambahkan seluruh produk UKM di Bali seperti kerajinan, fashion, makanan, minuman, animasi, dan lainnya bisa dipasarkan melalui e-commerce Kadin Bali ini. Untuk meningkatkan daya saing dan legalitas agar bisa diterima di pasar ekspor, seluruh produk akan dilengkapi dengan sertifikat keaslian (certificate of authenticity) yang dikeluarkan Kadin Bali.

Kata Alit sertifikat keaslian dari Kadin Bali ini diakui pasar ekspor internasional.” Tanpa sertifikat tersebut produk industri kreatif Bali agak kesulitan masuk dan bersaing,” tuturnya.

 

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya