LPSE Bali Berhasil Hemat APBD 11%

Oleh: Feri Kristianto 21 Agustus 2017 | 07:54 WIB

Bisnis.com, DENPASAR—Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE untuk lelang pekerjaan di lingkup Pemprov Bali telah berhasil menghemat dana APBD sebesar 11%.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Bali Tjokorda Bagus Pemayun mengatakan selain efisiensi LPSE juga bertujuan mewujudkan transparansi dan akuntabilitas serta meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat.

“Efisiensi proses pengadaan ini juga mendukung proses monitoring dan memenuhi kebutuhan akses informasi secara real time,” katanya dalam acara Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Minggu (20/8/2017).

Menurut Pemayun terkait fungsi efisiensi pada tahun anggaran 2017 LPSE Provinsi Bali berhasil melakukan penghematan dana APBD sebesar 11%. Dana hasil efisiensi itu akan dimanfaatkan untuk membiayai program pembangunan.

Kata dia LPSE Provinsi Bali akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Saat ini LPSE Provinsi Bali telah melaksanakan kontrak untuk proses sertifikasi ISO 270001 tentang Standar Nasional Keamanan Informasi.

Lima lelang pekerjaan baru dari sejumlah lelang yang dirilis situs LPSE Provinsi Bali adalah proyek penyusunan amdal TPA Regional Sarbagita senilai Rp298,46 juta; pengadaan sarana dan prasarana Laboratorium Pengujian Veteriner Rp3,4 miliar; belanja bechmarking Rp569,21 juta, pengadaan bibit sapi bali Rp441,57 juta; dan pengadaan hormon sinkronisasi untuk optimalisasi reproduksi senilai Rp1,7 miliar.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya