Transaksi QRIS di Bali Mencapai Rp5,6 Triliun

Nilai transaksi QRIS pada periode Januari – November 2023 mencapai Rp5,6 triliun atau meningkat 214,56%.
Pelanggan membayar minuman via transaksi digital menggunakan fitur QRIS./Bisnis-Himawan L Nugraha
Pelanggan membayar minuman via transaksi digital menggunakan fitur QRIS./Bisnis-Himawan L Nugraha

Bisnis.com, DENPASAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat nilai transaksi QRIS pada periode Januari – November 2023 mencapai Rp5,6 triliun atau meningkat 214,56% jika dibandingkan dengan 2022 di periode yang sama, dimana nilai transaksinya hanya Rp1,8 triliun.

Kepala Perwakilan BI Bali, Erwin Soeriadimadja menjelaskan transaksi QRIS meningkat baik dari sisi jumlah maupun nominal transaksi. Volume transaksi QRIS meningkat signifikan sebesar 141,0% dari 16,0 juta transaksi pada Januari – November 2022 menjadi 38,6 juta transaksi pada Januari – November 2023.

“Pada November 2023 pengguna QRIS di Bali meningkat 60,1% (yoy) dari 612.000 pengguna pada November 2022 menjadi 980 ribu pengguna pada November 2023. Merchant QRIS di Bali turut meningkat 42% (yoy) dari 556.000 merchant pada November 2022 menjadi 789.000 merchant pada November 2023,” jelas Erwin dari siaran pers, Rabu (10/1/2023).

BI menilai, meningkatnya transaksi  QRIS di Bali didukung oleh meningkatnya aktivitas masyarakat dan pariwisata. Selain itu, masyarakat juga semakin gemar menggunakan QRIS karena dinilai praktis dan didukung keberadaaan merchant QRIS di berbagai outlet perbelanjaan.

Selain itu, transaksi non tunai melalui Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) juga menunjukkan lonjakan yang signifikan, baik dari sisi jumlah atau volume maupun nominal transaksi. Volume transaksi kartu ATM dan Debit meningkat 11,6% (yoy) dari Rp144,1 triliun pada Januari – November 2022 menjadi Rp152,9 triliun pada Januari – November 2023. Di samping itu, volume transaksi Kartu Kredit juga meningkat 23,6% (yoy) dari Rp4,6 triliun pada Januari - November 2022 menjadi Rp5,7 triliun transaksi pada Januari – November 2023.

Sementara itu, dari sisi nominal, transaksi kartu ATM/Debet meningkat 10,0% (yoy) dari Rp150,9 triliun pada Januari-November 2022 menjadi Rp166 triliun pada Januari – November 2023. Selain itu, nominal transaksi Kartu Kredit meningkat 38,7% (yoy) dari Rp4,2 triliun pada Januari - November 2022 menjadi Rp5,8 triliun pada Januari – November 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper