Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Luhut Sebut 30 Persen yang Terkena Varian XBB Belum Vaksin

Luhut mengimbau masyarakat yang belum vaksin, untuk melakukan vaksin untuk mengurangi risiko varian baru.
Tangkapan layar. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan menjalani proses vaksinasi Covid-19 dengan Vaksin Nusantara yang diinisiasi eks Menkes dokter Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Soebroto./Bisnis-Nancy Junita
Tangkapan layar. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan menjalani proses vaksinasi Covid-19 dengan Vaksin Nusantara yang diinisiasi eks Menkes dokter Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Soebroto./Bisnis-Nancy Junita

Bisnis.com, MANGUPURA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut banyak yang terpapar virus Covid-19 XBB atau varian baru merupakan belum melakukan vaksin.

Luhut menjelaskan terus mengupdate perkembangan kasus Covid-19 dari Menteri Kesehatan untuk mengambil kebijakan yang tepat terkait pandemi Covid-19.

“Tadi pagi saya mendapat update Menteri Kesehatan, ditemukan bahwa banyak yang terkena Covid-19 belum vaksin, jadi saya imbau masyarakat yang belum vaksin, untuk melakukan vaksin untuk mengurangi risiko varian baru,” jelas Luhut kepada media setelah membuka acara Seminar Internasional Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Nusa Dua, Rabu (9/11/2022).

Luhut menyebut varian baru XBB tidak seganas varian delta, tetapi harus diwaspadai kenaikan kasus yang sedang terjadi dengan terus meningkatkan jumlah vaksinasi dosis dua dan booster. Sebelumnya Luhut juga menyebut jika dua bulan lagi akan menjadi puncak kasus Covid-19 varian baru tersebut.

“Yang meninggal pun banyak yang belum vaksin, jadi walaupun tidak seperti Delta kalau belum vaksin peluang untuk kena tinggi,” ujar Luhut

Sebagai informasi, kasus covid-19 di Indonesia hingga 9 November 2022 mencapai 6,5 juta kasus, dengan tingkat kesembuhan mencapai 6,3 juta orang sembuh setelah terkena Covid-19. Sedangkan jumlah yang meninggal 158.909. Saat ini Indonesia juga masih menerapkan PPKM Level I di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper