Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pecalang Bali Ingatkan Tetap Jaga Prokes Selama Pawai Ogoh-ogoh

Gubernur Bali sudah berpikir bijaksana di masa pandemi ini dengan memberikan ruang kreativitas kepada generasi muda untuk berkesenian dengan membuat ogoh-ogoh dan telah menjadi perayaan budaya menjelang Hari Nyepi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  15:46 WIB
Para remaja mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk dalam parade Ogoh-Ogoh 2017 menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Minggu (26/3). Arak-arakan Ogoh-Ogoh tersebut untuk menetralisir hal-hal negatif dan mengembalikannya ke asalnya sehingga Hari Raya Nyepi dapat dilaksanakan dengan penuh keheningan dan kedamaian. ANTARA FOTO - Nyoman Budhiana
Para remaja mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk dalam parade Ogoh-Ogoh 2017 menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Minggu (26/3). Arak-arakan Ogoh-Ogoh tersebut untuk menetralisir hal-hal negatif dan mengembalikannya ke asalnya sehingga Hari Raya Nyepi dapat dilaksanakan dengan penuh keheningan dan kedamaian. ANTARA FOTO - Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA - Pasikian atau organisasi Pecalang Bali mengingatkan para yowana (generasi muda) di Pulau Dewata untuk senantiasa menaati protokol kesehatan dalam pembuatan dan pawai ogoh-ogoh menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944.

"Terlebih bapak gubernur juga telah mengeluarkan surat terkait penegasan pembuatan dan pawai ogoh-ogoh dalam menyambut Nyepi tahun ini," kata Manggala Agung (ketua) Pasikian Pecalang Bali I Made Mudra di Denpasar, Selasa.

Oleh karena dalam surat tersebut berisi perihal keamanan, katanya, maka pihaknya selaku pecalang (petugas pengamanan adat) siap memberikan pengamanan, saat nantinya yowana di desa adat hingga tingkat kabupaten/kota melakukan kegiatan pawai atau lomba.

Menurut Mudra, Gubernur Bali sudah berpikir bijaksana di masa pandemi ini dengan memberikan ruang kreativitas kepada generasi muda untuk berkesenian dengan membuat ogoh-ogoh dan telah menjadi perayaan budaya menjelang Hari Nyepi.

"Atas hal ini, kami di Pasikian Pecalang Bali tetap mengajak generasi muda atau yowana untuk ikut waspada selama berkegiatan ogoh-ogoh dengan cara menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Pihaknya menekankan hal tersebut agar bisa menekan sebaran COVID-19 dan jangan sampai menimbulkan klaster baru, karena pandemi ini belum usai, meskipun kondisi sudah melandai.

Agar pembuatan dan pawai ogoh-ogoh ini berjalan dengan aman di setiap desa adat di Bali, ia telah melakukan koordinasi dengan pasikian yowana kabupaten/kota se-Bali.

Sementara itu, Manggala Pasikian Yowana Kabupaten Gianyar Pande Made Widia memberikan apresiasi surat pembuatan ogoh-ogoh dari Gubernur Bali itu.

"Surat bapak gubernur seperti obat. Semenjak pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir dua tahun ini, membuat ajang kreativitas yowana dalam pembuatan ogoh-ogoh sempat ditiadakan," ujarnya.

Namun, kata dia, kini keluar kebijakan yang mengapresiasi kreativitas seni generasi muda dan ini telah menjawab kerinduan generasi muda untuk berkreasi kembali membuat ogoh-ogoh sebagai upaya pelestarian seni dan budaya Bali.

Seniman muda dari Desa Tegalalang, Kabupaten Gianyar ini kemudian mengajak kepada seluruh yowana (generasi muda) di desa adat agar membuat ogoh-ogoh yang ramah lingkungan dan memiliki nilai-nilai kebudayaan Bali.

"Sudah saatnya kita berkreativitas membuat ogoh-ogoh tanpa menyakiti alam semesta dengan cara menjaga lingkungan," ucapnya.

Widia mengajak para pemuda di desa adat untuk ikut serta menjalankan amanat pemerintah, yakni tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.

"Pawai ini jangan sampai menambah kasus Covid-19 di Bali, karena saat ini pandemi sudah melandai," ucapnya.

#ingatpesanibu, #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua #ingatpesanibu


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Protokol Pencegahan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top