Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Smelter Amman Mineral Berharap Fasilitasi dan Kemudahan dari Pemerintah

Amman untuk mendapatkan fasilitas dan insentif pajak serta non pajak
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 September 2021  |  14:42 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat (17 - 9).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat (17 - 9).

Bisnis.com, MATARAM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/9/2021).

Dalam kunjungan ini, Menteri ESDM meninjau perkembangan pembangunan proyek smelter milik AMMAN, didampingi oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Dr Lana Saria dan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Zulkieflimansyah.

Proyek smelter yang dibangun oleh PT Amman Mineral Industri (PT AMIN) ini memiliki kapasitas input sebesar 900.000 tonnes per Annum (TPA) dan ditargetkan selesai pada tahun 2023 sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan pemerintah.

Pada Juli 2021, verifikasi kemajuan pembangunan smelter mencapai 27,560 persen, sesuai dengan target minimum pembangunan yang telah disetujui oleh pemerintah.

Menteri ESDM, Ir Arifin Tasrif mengungkapkan apresiasinya terhadap kemajuan pembangunan, meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi Covid-19.

"Proyek smelter merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah untuk mendorong hilirisasi. Karena itu kami mengapresiasi upaya AMMAN dalam kemajuan pembangunan smelter ini," ujar Arifin.

Dalam kunjungan kerja ini, Presiden Direktur AMMAN, Rachmat Makkasau, yang turut mendampingi Menteri ESDM mengungkapkan sejumlah permohonan kepada pemerintah.

"Kami berharap pemerintah terus mendukung AMMAN untuk mendapatkan fasilitas dan insentif pajak serta non pajak, yang akan sangat membantu keberlanjutan operasional kami," ujar Rachmat.

Selain meninjau lokasi smelter, Menteri ESDM beserta rombongan juga meninjau lokasi lain di Batu Hijau, termasuk melihat area reklamasi serta tambang terbuka yang kini berada pada produksi fase 7 dan pengembangannya.

"AMMAN melakukan transformasi secara signifikan, sehingga operasional berjalan semakin produktif dan efisien. Best practice ini membuat kami bisa melanjutkan pengembangan Fase 7, yang sebelumnya dinilai tidak memiliki nilai keekonomian. Untuk mewujudkan hal ini, kami mengubah mindset dan berpikir secara berani, dengan berpaku pada visi untuk menciptakan warisan terbaik. Kami sangat bersyukur atas dukungan dan bimbingan dari Kementerian ESDM," jelas Rachmat.

Strategi operasional yang juga diterapkan oleh AMMAN adalah pertambangan berkelanjutan, melalui program manajemen lingkungan seperti reklamasi simultan dengan operasi tambang. Tidak hanya itu, AMMAN juga menargetkan penggunaan teknologi panel surya serta bentuk energi terbarukan lainnya yang ramah lingkungan untuk dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertambangan smelter

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top