Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejumlah Tempat Hiburan di Bali Kedapatan Melanggar PPKM

Pentingnya masyarakat dan pelaku usaha menaati peraturan pemerintah selama PPKM agar penularan virus corona bisa dikendalikan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  13:46 WIB
Petugas Satpol PP Badung meminta wisatawan mancanegara pengunjung lokasi usaha yang melewati batas jam operasional untuk membubarkan diri saat sidak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Canggu, Badung, Bali, Senin (11/1/2021). Sidak tersebut dilakukan untuk memantau dan menertibkan berbagai lokasi kegiatan usaha saat hari pertama penerapan kebijakan PPKM di Bali. - Antara/Fikri Yusuf.
Petugas Satpol PP Badung meminta wisatawan mancanegara pengunjung lokasi usaha yang melewati batas jam operasional untuk membubarkan diri saat sidak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Canggu, Badung, Bali, Senin (11/1/2021). Sidak tersebut dilakukan untuk memantau dan menertibkan berbagai lokasi kegiatan usaha saat hari pertama penerapan kebijakan PPKM di Bali. - Antara/Fikri Yusuf.

Bisnis.com, DENPASAR - Petugas pemerintah di Provinsi Bali mendapati beberapa tempat hiburan melanggar batas waktu operasi selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kepala Seksi Pengamanan dan Pengawalan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali Made Yudi Purnamadi selaku koordinator tim gabungan penegakan aturan PPKM di Denpasar, Rabu (20/1/2021), mengatakan petugas menemukan tempat-tempat hiburan yang beroperasi melewati batas waktu pukul 21.00 WITA saat melakukan inspeksi mendadak pada Senin (18/1) malam.

Tim yang meliputi enam kelompok melakukan inspeksi mulai dari area sekitar Kantor Gubernur Bali pada pukul 20.30 WITA dan kemudian menyisir kawasan Sanur, Kota Denpasar, kawasan Kuta-Seminyak, Kerobokan, Canggu di Badung, hingga jalan IB Mantra-Ketewel di Kabupaten Gianyar.

Dalam inspeksi itu, menurut Yudi, petugas antara lain menemukan pelanggaran batas waktu operasional di tempat hiburan malam di kawasan Sanur, Kota Denpasar, serta warung makan di Suwung, Denpasar Selatan.

Petugas pemerintah kemudian mendata pengelola dan pengunjung tempat hiburan dan warung yang melanggar batas waktu operasi selama PPKM.

Yudi mengatakan bahwa petugas juga mendapati kelompok muda-mudi yang berkerumun di warung hingga larut malam saat melakukan inspeksi. Petugas kemudian membubarkan kerumunan dan menutup warung, serta melakukan pemeriksaan Covid-19 secara acak.

Yudi menekankan pentingnya masyarakat dan pelaku usaha menaati peraturan pemerintah selama PPKM agar penularan virus corona bisa dikendalikan.

"Masyarakat, pelaku usaha, tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas, wajib tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, di samping mematuhi pembatasan jam malam," katanya.

"Protokol kesehatan wajib dipatuhi dengan tetap memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir atau dengan hand sanitizer, membatasi interaksi fisik, dan selalu menjaga jarak, tidak boleh berkerumun, dan membatasi aktivitas di tempat umum," ia menambahkan.

Hingga Selasa (19/1) jumlah akumulatif kasus Covid-19 di Provinsi Bali sudah mencapai 21.929 orang. Dalam sepuluh hari terakhir, pertambahan kasus infeksi virus corona harian di Bali rata-rata di atas 200 kasus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top