Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jumlah Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Bali 1.281 orang

Provinsi Bali terus berupaya keras mencegah penularan virus Covid-19 dengan meminta semua warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Saat ini masih 1.281 orang kasus positif Cobid-19 di daerah itu menjalani perawatan.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 03 Oktober 2020  |  21:29 WIB
Ilustrasi sampel darah yang terindikasi positif virus corona - Antara
Ilustrasi sampel darah yang terindikasi positif virus corona - Antara

Bisnis.com, DENPASAR – Pasien Covid-19 dalam kasus aktif di Bali sebanyak 1.281 orang atau 13,84 persen yang masih menjalani perawatan di 17 rumah sakit rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, dan BPK Pering.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali I Wayan Koster menyampaikan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (3/10/2020) sebanyak 105 orang melalui transmisi lokal, pasien sembuh 108 orang, dan meninggal dunia 3 orang.

Adapun jumlah kasus aktif secara kumulatif yang terkonfirmasi positif 9.254 orang, pasien sembuh 7.686 orang atau 83,06 persen, dan meninggal dunia 287 orang atau 3,10 persen.

"Mari kita dukung upaya pemerintah dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini," tuturnya pada Sabtu.

Selanjutnya, sesuai dengan Instruksi Presiden No. 6/2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46/2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi perorangan dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Menurut Koster, upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Kemudian, untuk memutus rantai penularan Covid-19, keramaian dalam bentuk tajen (sabung ayam) disetiap desa adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan agar dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Virus Corona
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top