Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMKG Kupang Prediksi Awal Musim Hujan di NTT pada Akhir Oktober

Secara keseluruhan wilayah NTT memasuki musim hujan pada akhir November hingga Desember 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 September 2020  |  14:55 WIB
Hujan disertai petir - Istimewa
Hujan disertai petir - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Geofisika Klimatologi (BMKG) Kupang memprakirakan awal musim hujan 2020/2021 di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai terjadi pada akhir Oktober 2020.

"Prakiraan musim hujan di NTT kali ini berlangsung pada Oktober III atau akhir Oktober hingga pertengahan Desember 2020," kata Forecaster Klimatologi Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Destan Beis, dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat (18/9/2020).

Ia menjelaskan secara keseluruhan wilayah NTT memasuki musim hujan pada akhir November hingga Desember 2020.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan sifat hujan di NTT yakni 96 persen wilayah bersifat normal dan 4 persen di atas normal.

Ia menyebutkan daerah dengan kondisi hujan di atas normal di antaranya Sabu Barat dan Sabu Tengah di Kabupaten Sabu Raijua, Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan, Tasifeto Timur Kabupaten Belu, Sasitamean Kabupaten Malaka.

Selain itu, Aesesa Selatan dan Boawae Kabupaten Nagekeo, Aimere dan Riung Barat Kabupaten Ngada, dan Lambaleda Kabupaten Manggarai Timur.

Untuk itu pihaknya mengimbau seluruh mitra kementerian/lembaga dan masyarakat agar mewaspadai wilayah-wilayah yang musim hujannya di atas normal yang datang sedikit lebih awal selama 1-10 hari jika dibandingkan normalnya.

"Pada wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Januari 2020 juga perlu peningkatan kesiapsiagaan dan antisipasi terhadap dampak bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntt musim hujan

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top