Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daya Beli Masyarakat Bali Menurun

Penyumbang deflasi tertinggi berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sedalam -1,90 persen.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  13:36 WIB
Pemukiman di Denpasar Bali. - Istimewa
Pemukiman di Denpasar Bali. - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR — Daya beli masyarakat di Kota Denpasar menurun, hal ini ditunjukan dengan adanya deflasi sedalam -0,10 persen pada Mei 2020 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya secara month to month (mtm).

Ketua Badan Pusat Statistik Bali Adi Nugroho mengatakan penurunan ini turut dipengaruhi oleh rendahnya daya beli masyarakat akibat adanya pandemi Covid-19. Sedangkan, penyumbang deflasi tertinggi berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sedalam -1,90 persen.

Disusul dengan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sedalam -1,85 persen, kemudian kelompok makanan, minuman, dan tembakau sedalam -0,78 persen.

“Komoditas lain yang memberikan sumbangan deflasi yakni canang sari, cabai rawit, pindang tongkol, pasta gigi, bawang putih, biskuit, emas perhiasan, lipstik, telur ayam ras, dan pembalut wanita,” tuturnya melalui siaran pers, Selasa (2/6/2020).

Sementara itu, pada Mei 2020 Ibu Kota Pulau Bali ini tercatat mengalami inflasi dari tiga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok transportasi setinggi 2,89 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan setinggi 0,44 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya setinggi 0,01 persen.

“Sementara untuk kelompok dari kesehatan, rekreasi, olahraga, budaya, pendidikan, makanan dan minuman tidak mengalami perubahan indeks atau stagnan,” ungkapnya.

Selain Denpasar, Kota Singaraja turut mengalami deflasi sedalam -0,22 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 104,61. Sedangkan, tingkat inflasi tahun berjalan pada Mei 2020 setinggi 0,95 persen dan tingkat inflasi tahun secara year on year (yoy) tercatat setinggi 1,95 persen.

“Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi pada Mei 2020 yakni cabai rawit, canang sari, cabai merah, telur ayam ras, bawang putih, tomat, apel, dan emas perhiasan,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top