Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Pacu Pengembangan Pembangkit Energi Baru Terbarukan di NTT

Kapasitas pembangkit listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) yang telah dikembangkan di NTT mencapai 22,72 MW.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 November 2019  |  19:59 WIB
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. - Antara/Kornelis Kaha
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. - Antara/Kornelis Kaha

Bisnis.com, KUPANG – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ignatius Rendroyoko, mengatakan kapasitas pembangkit listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) yang telah dikembangkan di provinsi itu mencapai 22,72  MW.

"Pengembangan energi baru terbarukan tetap jadi bagian fokus untuk terus kami tambahkan, mengingat NTT memiliki potensi yang cukup besar terutama dari panas matahari, panas bumi, dan lainnya," katanya di Kupang, Kamis (21/11).

Dia mengatakan, pada semester I 2019, pihaknya telah menambah kapasitas pembangkit listrik bersumber dari EBT sebesar 6,92 MW sehingga total kapasitas yang sudah dihasilkan hingga saat ini mencapai 22,72 MW.

Menurutnya, potensi EBT yang dimanfaatkan sejauh ini yang terbesar menyebar di Pulau Flores dengan kapasitas yang sudah dihasilkan mencapai 14,68 MW.

Dia mencontohkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLMH) Waigarit di Kabupaten Manggarai, PLTP Mataloko dan PLTMH Ogi di Kabupaten Ngada, PLMH Ndungga di Kabupaten Ende.

Untuk daerah lain seperti di Pulau Sumba, Pulau Timor dan sekitarnya, lanjutnya, juga dikembangkan pembangkit EBT terutama dengan memanfaatkan potensi tenaga surya.

Sebelumnya, Igantius mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan EBT sebagai sumber listrik alternatif sesuai potensi yang dimiliki wilayah provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Pemanfaatan EBT, kata Rendro, untuk menjaga keberlanjutan lingkungan karena mengurangi emisi, selain juga menghemat biaya penggunaan bahan bakar minyak.

"Oleh karena itu, energi baru terbarukan tentu akan selalu menjadi bagian dari prioritas kami di PLN dengan beberapa variabel dari panas bumi, air, tenaga matahari, dan angin," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN energi baru terbarukan pembangkit listrik nusa tenggara timur

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top