BPK RI Gelar Konferensi Internasional Tata Kelola Keuangan di Bali

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Indonesia menggelar konferensi internasional tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang gelar di Aula Pertemuan Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali Kamis, (10/10/2019).
Sultan Anshori
Sultan Anshori - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  16:59 WIB
BPK RI Gelar Konferensi Internasional Tata Kelola Keuangan di Bali
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara disela-sela kegiatan konferensi internasional tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Indonesia di Aula Pertemuan Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali Kamis, (10/10/2019). - Bisnis/Sultan Anshori

Bisnis.com, DENPASAR — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Indonesia menggelar konferensi internasional tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang gelar di Aula Pertemuan Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali Kamis, (10/10/2019).

Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan konferensi ini merupakan forum berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang isu-isu pembangunan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Lebih dari itu, lanjut Soerja Djanegara, kegiatan ini juga menjadi forum fasilitasi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pengelolaan keuangan negara untuk mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan di dalam upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. 

“Konferensi ini merupakan wujud kontribusi BPK RI untuk mendorong pembangunan berkelanjutan melalui pemeriksaan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan konferensi internasional Kamis, (10/10/2019).

Moermahadi menjelaskan, sejak tahun 2016, BPK RI telah bergabung dengan INTOSAI Knoledge Sharing Committee (KSC) dan INTOSAI Development Intiative (IDI) pada program pengembangan kapasitas pemeriksaan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dia juga menyinggung keberadaan Balai Diklat PKN BPK RI yang mana merupakan wujud komitmen BPK RI sesuai mandat dan visi BPK RI untuk pengembangan sumber daya manusia dalam mengawal tata kelola keuangan negara.

Konferensi melibatkan para pemeriksa (auditor), penelitian, perwakilan pemerintah daerah, asosiasi profesi IAI, IIA, IAPI, ISACA, CPA Australia. Sementara yang tampil sebagai pembicara antara lain Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Arifin Rudiyanti, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia Eko Prasojo, Jane Meade dari Group Executive Director in the Professional Services and Relationships Group oh The Australian  National Office dan Attorney VI Commision on Audit of the Republic of the Philippines Javien D. Ompoc juga dirangkai dengan penandatanganan prasasti sebagai bentuk peresmian Balai Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara (Balai Diklat PKN) BPK RI yang berlokasi di Kabupaten Gianyar Bali.

Pada paparannya, para narasumber membahas peran masing-masing selaku pemerintah, akademisi dan lembaga pemeriksa dalam mendukung tata kelola dan akuntabilitas untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Gubernur Bali Wayan Koster mengaku sangat mengapresiasi kegiatan konferensi ini karena merupakan langkah yang bagus untuk peningkatan kualitas SDM khususnya jajaran lembaga pemeriksa keuangan.

“Sangat bagus untuk kemajuan kualitas SDM,” ujarnya singkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpk, bali

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top