Tingkatkan Layanan Digital, BJB Akan Luncurkan QRIS

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. akhir bulan ini akan meluncurkan QR Code Indonesian Standard BJB untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 24 Agustus 2019  |  12:59 WIB
Tingkatkan Layanan Digital, BJB Akan Luncurkan QRIS
Direktur Utama BJB Yuddy Reynaldi (kanan) memberikan keterangan kepada media, Sabtu (24/8/2019). - Bisnis/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, MANGUPURA— PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. akhir bulan ini akan meluncurkan QR Code Indonesian Standard BJB untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.

Direktur Utama BJB Yuddy Reynaldi mengatakan perkembangan teknologi informasi dan pergeseran gaya hidup masyarakat memaksa perbankan melakukan adaptasi terus menerus.

“Pada triwulan II tahun ini, performance BJB masih cukup baik, tetapi dengan situasi dan kondisi perekonomian global, ini menjadi PR yang berat buat kami,” katanya kepada media, Sabtu (24/8/2019).

Menurut Yuddy, mengingat kondisi tersebut bank ini berupaya melakukan perbaikan layanan di antaranya dengan meluncurkan QR Code Indonesian Standard (QRIS) BJB pada 31 Agustus mendatang di Braga, Bandung.

Dia berharap digitalisasi BJB yang dilakukan ini dapat memberikan nilai tambah dan kemudahan bagi para pelanggan.

Kata dia, BJB tidak lagi menjadi bank manual, melainkan menuju bank digital yang selain memudahkan dan memberikan kecepatan pelayanan.

Yuddy menyebut secara internal telah ‘soft launching’ menyusul turunnya persetujuan dari Bank Indonesia terhadap QR BJB tersebut.

Ia berharap digitalisasi ini juga mampu meningkatkan CASA ratio. Saat ini perbandingan dana murah dengan dana lainnya di BJB masih kurang dari 50% dan bank ini terus mengejar peningkatan di atas angka tersebut.

Direktur IT, Treasury dan International Banking BJB Rio Lanasier menjelaskan digitalisasi bisa meningkatkan efisiensi kinerja sehingga ke depan bank ini bisa lebih sehat.

Kata dia secara jangka pendek BJB akan melakukan akselerasi produk dan layanan elektronik serta digital banking.

"Termasuk di antaranya pengembangan e-money server based untuk transaksi menggunakan QR Code, perluasan fitur dari mobile banking bank bjb termasuk bjb Digi yang lebih user friendly, integrasi bisnis digital dengan perusahaan Fintech termasuk e-commerce dan self-service banking machine atau e-kiosk dan informasi melalui chat bot," paparnya.

Direktur Operasional BJB Teddy Setiawan mengatakan literasi terkait digital banking terus digencarkan agar nasabah tidak perlu datang ke kantor bank untuk melakukan berbagai transaksi.

Kata dia efisiensi layanan pada 2019 telah dilakukan dengan e-form untuk pembukaan rekening. Pada akhir tahun ini cash recycling machine (CRM) juga akan dioperasikan sehingga nasabah bisa setor dan tarik tunai.

“Kalau mau ambil tunai di teller akan dikenakan biaya sehingga penggunaan ATM bisa dimaksimalkan. Kita akan bergerak ke digitalisasi untuk lebih efisien,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank bjb

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top