Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun Dermaga Sanur, Kemenhub Siapkan Skema Kerja Sama Swasta

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, penyeberangan dari Sanur menuju Nusa Penida masih belum terakomodasi dengan baik. Selama ini para penyeberang tidak memiliki dermaga untuk menyeberang.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  22:44 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (berbaju putih) ditemani Gubernur Bali, I Wayan Koster (batik merah) saat mengunjungi Pantai Sanur, Bali, Jumat (26/7/2019). Dermaga Nusa Penida akan dibangun mulai 2020 dan diestimasi selesai pada 2021 mendatang dengan kapasitas mencapai 3 juta penumpang per tahun. - Rinaldi M. Azka
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (berbaju putih) ditemani Gubernur Bali, I Wayan Koster (batik merah) saat mengunjungi Pantai Sanur, Bali, Jumat (26/7/2019). Dermaga Nusa Penida akan dibangun mulai 2020 dan diestimasi selesai pada 2021 mendatang dengan kapasitas mencapai 3 juta penumpang per tahun. - Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, SANUR – Dermaga Penyeberangan Sanur – Pulau Nusa Penida—Lembongan akan segera dibangun melalui skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Total investasi yang dibutuhkan mencapai Rp500 miliar.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, penyeberangan dari Sanur menuju Nusa Penida masih belum terakomodasi dengan baik. Selama ini para penyeberang tidak memiliki dermaga untuk menyeberang.

“Desain sudah ada rencananya akan kita finalkan nanti dengan APBN dan KPBU. Nanti swasta itu bisa ada di sini, jadi swasta lokal, nasional, internasional bisa bergabung di sini,” ujarnya di Sanur, Bali, Jumat (26/7/2019).

Dia berharap dengan masuknya swasta dalam pembangunan dan pengelolaan dermaga penyeberangan tersebut dapat memiliki standar internasional. Lebih lanjut, infrastruktur dasar dermaga akan dibangun pemerintah pusat, sementara infrastruktur lanjutan dibangun dengan skema KPBU.

Dia mencontohkan, Pelabuhan Labuan Bajo yang mengundang investor dari Singapura, Prancis, Jepang dan Korea. Dia ingin mengkombinasikan APBN dengan peran swasta yang memiliki pengalaman dan profesional.

“[Total investasi] di sini saya duga Rp300 miliar—Rp500 miliar, terus Pelabuhan Benoa lebih dari Rp500 miliar, jadi sangat banyak belum lagi kita mau memikirkan tentang kereta api dan sebagainya,” ujarnya.

Targetnya, pembangunan Dermaga Sanur-Nusa Penida-Lembongan akan dimulai pada 2020 dan selesai pada 2021 mendatang dengan kapasitas mencapai 3 juta penumpang per tahun.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster mengatakan pembangunan Dermaga Sanur menyasar tiga hal utama.

“Ada 3 sasaran yang mau dijangkau yakni, kepentingan masarakat lokal Nusa Penida yang hilir mudik, kepentingan pelayanan transportasi ketika ada Upacara Adat Pura Ratu Gede, itu seluruh masyarakat Bali ke Nusa Penida. Ketiga adalah Nusa Penida sudah berkembang menjadi satu destinasi pariwisata,” ujarnya.

Dia menjelaskan Dermaga Sanur merupakan infrastukur darat, laut, udara yang terintegrasi berkaitan dengan segitiga Sanur-Nusa Penida-Lembongan.

“Banyak sekarang wisatawan kondisi begini masih tertarik datang ke Nusa Penida. Untuk itu harus diberikan pelayanan dermaga yang layak dan memadai,” katanya.

Budi Karya berharap dengan dibangunnya Dermaga Sanur dapat meningkatkan kenyamanan turis dan masa inapnya menjadi lebih panjang dengan menjelajai Nusa Penida.

“Kita mau menambah length of stay, oleh karenanya kita menambah kenyamanan mereka dari Nusa Penida itu mesti lebih baik. Kalau sekarang satu tahun misal 7 juta turis mancanegara, dengan seperti ini penyeberang dari 1 juta menjadi 3 juta, artinya 3 juta orang dari 7 juta ke Nusa Penida,” harapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Budi Karya Sumadi
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top