Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konjen AS Surabaya Ajak 55 Pemimpin Muda Asean Berlatih Ecopreneurship di Bali

Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya mengajak 55 orang pemimpin muda dari Asia Tenggara dan Timor Leste mengikuti pelatihan wirausaha sosial dalam ajang The 2019 YSEALI Impact eXL Regional Workshop di Bali.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  14:24 WIB

Bisnis.com, DENPASAR—Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya mengajak 55 orang pemimpin muda dari Asia Tenggara dan Timor Leste mengikuti pelatihan wirausaha sosial dalam ajang The 2019 YSEALI Impact eXL Regional Workshop di Bali.

Pelatihan ini menghubungkan wirausaha sosial dan startup inkubator di Bali sekaligus memotivasi pengusaha muda merespons tantangan lingkungan di Asia Tenggara.

Adapun pelatihan yang diberikan meliputi pengembangan profesional untuk meningkatkan kinerja lingkungan, dan menunjukkan kepada para pecinta lingkungan bagaimana memasukkan kewirausahaan dan praktik bisnis modern ke dalam kegiatan mereka.

Pelatihan ini menggabungkan pengembangan berkelanjutan, inovasi, kepemimpinan, filantropi strategis, dan topik lainnya untuk menekankan bagaimana pengusaha dan bisnis dapat meningkatkan kinerja lingkungan mereka.

Konsul Jenderal Mark McGovern mengatakan Pemerintah Amerika Serikat dan jaringan regional YSEALI mendukung 130.000 pemimpin muda di seluruh Asia Tenggara untuk mengambil tindakan guna mengatasi tantangan dan peluang abad ke-21.

“Workshop ini memberdayakan generasi baru di antara pelaku usaha dan aktivis lingkungan untuk berhasil dalam memulai dan mempertahankan inisiatif mereka, dengan cara yang membawa ide-ide baru dan pemikiran kolaboratif tentang bagaimana mengatasi beberapa masalah paling mendesak di kawasan ini,” kata McGovern dikutip dari siaran pers, Senin (25/3/2018).

Selama workshop, para peserta terlibat dalam kegiatan sukarela terkait isu lingkungan dan kewirausahaan. Mereka juga dimentori para ahli dari berbagai topik wirausaha dan lingkungan.

Selain itu mereka juga diminta aktif dalam grup untuk menyelesaikan projek “Peer Invesment Gallery” serta memutuskan siapa di antara rekan-rekan mereka untuk menginvestasikan seeds funds dan bagaimana melacak dampak dari investasi tersebut.

Diluncurkan pada 2013, the Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) adalah program  pemerintah AS untuk memperkuat pengembangan kepemimpinan dan jejaring di Asia Tenggara.

Melalui berbagai program dan keterlibatan, termasuk pertukaran pendidikan dan budaya AS, pertukaran regional, dan pendanaan awal, YSEALI berupaya membangun kemampuan kepemimpinan kaum muda di kawasan ini, memperkuat ikatan antara Amerika Serikat dan Asia Tenggara, dan membina komunitas ASEAN .

YSEALI berfokus pada topik-topik penting yang diidentifikasi oleh kaum muda di wilayah ini: keterlibatan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, pendidikan dan pertumbuhan ekonomi.

Program seperti ini mendukung hubungan 70 tahun antara AS dan Indonesia, di berbagai masalah, termasuk pendidikan, berbagi keahlian, dan berinovasi untuk menciptakan masa depan bersama yang lebih kuat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat konsulat jenderal
Editor : Akhirul Anwar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top