Penerbangan Langsung Pertama Garuda Indonesia London-Denpasar Tiba di Bali

Ini menjadi penerbangan direct flight kedua yang mengambil rute dari negara Eropa ke Bali setelah maskapai asal Negeri Beruang Merah Rusia, Aeroflot-Rossiya Airlines.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  14:10 WIB
Penerbangan Langsung Pertama Garuda Indonesia London-Denpasar Tiba di Bali
Sebuah pesawat udara terbang melintas di atas jalan raya saat bersiap mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (14/1/2019). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, DENPASAR – Pesawat Garuda Indonesia rute London-Denpasar untuk pertama kalinya mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (23/1/2019) pukul 21.15 WITA.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA-87 tersebut sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Internasional Heathrow di London, Inggris pada Selasa (22/1) pukul 21.55 waktu setempat.

Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat tersebut mengangkut 68 penumpang, dengan perincian 12 penumpang di kursi kelas bisnis dan 56 penumpang di kelas ekonomi.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan penerbangan ini mengambil rute direct flight atau penerbangan non stop. Ini menjadi penerbangan direct flight kedua yang mengambil rute dari negara Eropa ke Bali setelah maskapai asal Negeri Beruang Merah Rusia, Aeroflot-Rossiya Airlines.

Penerbangan yang merupakan realisasi dari slot winter season flight ini juga merupakan rute non stop pertama dari Eropa Barat menuju Bali.

“Dibukanya rute London-Denpasar akan semakin mempermudah akses wisatawan dari Eropa, serta dari Inggris khususnya, untuk bepergian dan berwisata ke Bali. Sudah barang tentu hal ini akan berdampak positif pada peningkatan pariwisata di Bali,” paparnya, Kamis (24/1).

Menurut Yanus, perjalanan udara yang memakan waktu lama atau long haul flight ini juga menjadi bukti bahwa Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mampu melayani penerbangan jarak jauh yang menggunakan armada pesawat berbadan lebar. Seperti halnya penerbangan rute Moskow-Denpasar yang ditempuh oleh Aeroflot-Rossiya, penerbangan rute baru ini juga menggunakan pesawat Boeing 777-300 ER bertipe wide body.

Sesuai jadwal, penerbangan rute London-Denpasar akan dilayani sebanyak tiga kali sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Namun, penerbangan ini tidak melayani rute sebaliknya, yaitu Denpasar-London.

Setelah menurunkan penumpang di Bali, pesawat yang sama akan meneruskan perjalanan ke Jakarta, dengan nomor penerbangan GA-405.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menyatakan pembukaan rute ini merupakan upaya untuk menjawab tingginya tuntutan pasar internasional terhadap konektivitas langsung dari Inggris ke Bali. Pada 2018 , Inggris menempati urutan keempat dalam daftar negara yang paling banyak menyumbang wisatawan mancanegara (wisman) di Bali.

Sepanjang tahun lalu, tercatat sebanyak 271.801 wisatawan Inggris datang berkunjung untuk berwisata ke Pulau Dewata. Jumlah ini meningkat 12,6% dibandingkan tahun sebelumnya, yang sebanyak 241.493 wisatawan.

Pada 2018, Inggris juga naik peringkat dalam negara dengan jumlah wisman terbanyak, dari peringkat 5 pada 2017 menjadi urutan ke-4.

“Layanan penerbangan ini juga menjadi langkah positif Garuda Indonesia dalam upaya peningkatan kinerja maskapai, khususnya melalui strategi pengembangan jaringan penerbangan internasional khususnya pada sektor penerbangan Inggris-Indonesia,” tambahnya. 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia, bandara ngurah rai

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top