Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembayaran di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Kini Gunakan Uang Nontunai

ASDP Ferry Ketapang Gilimanuk mulai uji coba transaksi tiket penyeberangan menggunakan uang elektronik di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 16 Agustus 2018  |  13:14 WIB
Pelabuhan Gilimanuk. - Bisnis
Pelabuhan Gilimanuk. - Bisnis

Bisnis.com, DENPASAR – ASDP Ferry Ketapang Gilimanuk mulai uji coba transaksi tiket penyeberangan menggunakan uang elektronik di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.

GM ASDP Ferry Ketapang Gilimanuk Capt Solikin menuturkan uji coba diberlakukan mulai Rabu (15/8/2018) dan akan diharapkan mempermudah penumpang. Menurutnya, sistem pembayaran ini akan mempercepat transaksi di loket masuk pelabuhan di Bali dan Jatim tersebut.

"Biasanya kan penumpang menunggu pengembalian, sekarang tidak perlu lagi," paparnya dihubungi Bisnis, Kamis (16/8/2018).

Dia menjelaskan untuk tahap sosialisasi ini, pihaknya masih memberikan toleransi bagi penumpang dan kendaraan yang membayar secara tunai. Untuk menurunkan transaksi tunai, pihaknya bekerjasama dengan bank penerbit membuka pos pembelian uang elektronik.

Khusus di Gilimanuk dan Ketapang, empat bank penerbit dilibatkan yakni Mandiri, BNI, BRI dan BTN. Solikin mengungkapkan penumpang menyambut antusias.

Dia mengatakan 50% transaksi tiket penumpang sudah beralih menggunakan uang elektronik, sedangkan kendaraan belum seluruhnya.

"Sudah ada pemahaman dari penumpang untuk memakai e-money. Namun, ini kan masih awal nanti setelah Desember baru akan diupayakan semua," paparnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Bali Causa Iman Karana menyambut baik penerapan uang elektronik di pintu pelabuhan. Menurutnya, program ini akan membantu bank sentral menerapkan pembayaran yang praktis dan efisien.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp pelabuhan gilimanuk
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top