Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Denpasar Sterilisasi dan Kastrasi Anjing Liar di Kawasan Wisata

Pemkot Denpasar melakukan sterilisasi dan kastrasi terhadap anjing-anjing yang berada di kawasan wisata Sanur untuk mengendalikan populasi serta menekan penyebaran virus rabies.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 03 Mei 2018  |  19:32 WIB
Pemkot Denpasar melakukan sterilisasi dan kastrasi terhadap anjing. - Bisnis/Feri Kristianto
Pemkot Denpasar melakukan sterilisasi dan kastrasi terhadap anjing. - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR—Pemkot Denpasar melakukan sterilisasi dan kastrasi terhadap anjing-anjing yang berada di kawasan wisata Sanur untuk mengendalikan populasi serta menekan penyebaran virus rabies.

Kadis Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambawa Putra mengatakan langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan yang berada di Sanur. Selama ini masih ada keluhan wisatawan terhadap keberadaan anjing liar khususnya di wilayah Sanur.

“Mereka merasa terganggu dengan keberadaan anjing-anjing tersebut. Melihat kondisi itu, kami bersama beberapa LSM melakukan kegiatan yang vaksinasi agar wisatawan tidak merasa takut lagi. Semua anjing yang ditemukan di sekitar pantai, semua dilakukan vaksin,” jelasnya, Kamis (3/5/2018).

Ditargetkan sebanyak 30 ekor anjing disterilisasi dan kastrasi. Distan Denpasar menggandeng Desa setempat, dan Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare Association) untuk melakukan tindakan tersebut secara gratis terhadap hewan peliharaan milik masyarakat maupun anjing liar.

Program Manajer BAWA, Gusti Ngurah Bagus mengatakan pihaknya ikut membatu melakukan vaksinasi serta sterilisasi terhadap anjing-anjing yang liar di kawasan wisata ini. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap wisatawan yang ada di Sanur ini tidak lagi merasa terganggu.

Asisten Manager Griya Santrian Hotel, IB. Rai Weda menyambut baik kegiatan yang dilakukan Dinas Pertanian ini, karena masih banyak anjing liar yang sering menjadi keluhan tamu.

Dia mengaku melaporkannya ke Pemkot dan langsung ditanggapi dengan adanya kegiatan vaksinasi dan sterilisasi hewan ini.

“Kami bisa memastikan sekarang mengenai mana anjing yang sudah aman walaupun berkeliaran, karena sudah berisikan tanda kalung berwarna merah, yang berarti anjing itu sudah divaksinasi,” ujarnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hewan penular rabies
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top