Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asosiasi Petani Tembakau Bertemu di Lombok Bahas Tantangan Terkini

Anggota Asosiasi Petani Tembakau Internasional (The International Tobacco Growers Association atau ITGA) di Asia berkumpul di Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk membahas secara mendalam berbagai tantangan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  13:24 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, LOMBOK BARAT—Anggota Asosiasi Petani Tembakau Internasional (The International Tobacco Growers Association atau ITGA) di Asia berkumpul di Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk membahas secara mendalam berbagai tantangan yang kian berkembang di sektor pertanian dan industri tembakau.

Sektor tembakau terus menerus mengalami tekanan yang berakibat pada penurunan permintaan produk tembakau yang memperparah keadaan petani.

Banyaknya tantangan di sektor tembakau tidak meluruhkan semangat berbudidaya tembakau, tetapi justru menjadi pemicu dalam menghasilkan tembakau yang berkualitas dan berkelanjutan.

Petani tembakau menekankan fakta mereka memiliki komitmen untuk mematuhi penerapan pertanian yang baik dalam upaya memproduksi komoditas pertanian yang memenuhi standar pasar legal bagi lebih dari 900 juta konsumen yang tersebar di seluruh dunia.

Petani juga memastikan komoditas pertanian yang dihasilkan mampu menyediakan penghidupan bagi jutaan petani, pekerja pertanian, serta keluarga mereka di seluruh dunia.

Sejumlah isu penting lainnya juga dibahas dalam pertemuan hari ini yang dihadiri oleh delegasi dari Azerbaijan, India, Indonesia dan Filipina, serta perwakilan dari pemangku kepentigan lainnya, perwakilan Pemerintah, dan Delegasi dari badan PBB.

Ketua Pelaksana Harian ITGA António Abrunhosa mengatakan pasar untuk tembakau dan produk tembakau telah berubah arah. Rencana keberlanjutan harus menjadi agenda utama ITGA.

"Akan sulit bagi kita untuk melaksanakan strategi ini, apabila kita tidak menjadi bagian dari program yang telah diterapkan oleh badan PBB, seperti UNDP dan FAO," katanya, Selasa (27/3/2018).

ITGA dan anggotanya bertekad untuk menunjukkan komitmen untuk terlibat dalam prakarsa itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mirae
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top