Blue Bird Area Bali Ajak Essilor Cek Kesehatan Mata 500 Pengemudi

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 12 April 2018 | 12:42 WIB
Blue Bird bersama Essilor Indonesia melaksanakan kegiatan pengecekan mata.

Bisnis.com, DENPASAR—Blue Bird bersama Essilor Indonesia melaksanakan kegiatan pengecekan mata gratis ke 500 pengemudinya yang berada di Bali.

Kegiatan ini sebelumnya telah dilakukan di Jakarta sebagai bagian dari serangkaian kerja sama kedua perusahaan yakni Blue Bird dan Essilor yang bertajuk #safetyriding Campaign. Tujuannya, untuk meningkatkan keselamatan masyarakat dalam berkendara, terutama bagi pengemudi Blue Bird.

General Manager PT Blue Bird Area Lombok dan Bali Panca Wiadnyana mengatakan kegiatan ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap fasilitas pengemudi dan keluarganya.

Selain mengurusi aspek kesehatan mata, Blue Bird juga menyediakan fasilitas layanan kesehatan dokter umum dan spesialis di masing-masing pool.

"Kami segenap pengemudi Blue Bird tentunya berterima kasih dan menyambut baik atas kepedulian tang diberikan Essilor melalui program ini," katanya, Kamis (12/4/2018).

Direktur PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan di dua kota yakni Bali dan Surabaya merupakan kelanjutan dari acara serupa yang ada di Jakarta pada November 2017 lalu. Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk memperingati momentum World Sight Day yakni Hari Penglihatan Sedunia.

"Kenyamanan dan keselamatan pelanggan merupakan faktor mutlak yang kami tawarkan kepada setiap masyarakat yang bepergian menggunakan layananan transportasi Blue Bird," katanya.

Marketing Manager Essilor Indonesia James Rahakbauw mengharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan daya penghilatan pengemudi Blue Bird namun juga kecerdasan dan keselamatan mereka ketika berkendara. Kegiatan yang merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) ini sejalan dengan misi Essilor untuk melindungi dan mencegah risiko pada kesehatan mata masyarakat, termasuk pengemudi Blue Bird.

"Kita lebih fokus pada potensi kota-kota yang jumlah unit banyak, kadi setelah Jakarta kita ke Surabaya dan sekarang ke Bali karena selain pulau wisata dan unitnya juga banyak di sini," katanya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya