BPR Lestari Raih Penghargaan The Most Active and High Usage Growth 2022

Bank Lestari Bali (BPR) kembali mendapatkan penghargaan sebagai The Most Active and High Usage Growth (periode 2019-2021).
Foto: BPR Lestari Raih Penghargaan The Most Active and High Usage Growth 2022
Foto: BPR Lestari Raih Penghargaan The Most Active and High Usage Growth 2022

Bisnis.com, DENPASAR – Setelah mendapatkan 5 penghargaan di sepanjang tahun 2022, Bank Lestari Bali (BPR) kembali mendapatkan penghargaan di penghujung tahun. Kali ini, Pefindo Credit Bureau menobatkan Bank Lestari Bali (BPR) sebagai "The Most Active and High Usage Growth" (periode 2019-2021).

Penghargaan ini diberikan atas aktivitas BPR Lestari dalam melakukan penginputan di IdScore yang dimiliki Pefindo. Aktivitas ini menunjukkan bahwa BPR Lestari secara konsisten, aktif melakukan verifikasi terhadap kualitas calon debiturnya.

Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan pada acara Seminar Nasional yang bertajuk "Peluang Pertumbuhan Kredit di Tengah Ancaman Resesi dan Dinamika Politik" pada 10 November 2022, bertempat di Ballroom 2, The Ritz-Carlton, Jakarta.

Direktur BPR Lestari, Made Tutik Sri Andayani, menjelaskan sejalan dengan penghargaan tersebut, BPR Lestari yang sebelumnya lebih banyak fokus pada penyaluran kredit komersial, saat ini mulai merambah ke market konsumer dengan memaksimalkan penjualan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Multiguna, dan Kredit Pemilikan Tanah dan Kavling.

"Penghargaan ini bisa menjadi pemacu semangat teman-teman kami di lapangan untuk menggarap target market dari Bank Lestari Bali (BPR). Terlebih karena penghargaan ini merupakan suatu bentuk keseriusan kami dalam melakukan verifikasi terhadap kualitas calon debitur. Harapannya semoga ini menghasilkan portofolio yang berkualitas juga." Tutik dalam siaran pers, Jumat (18/11/2022)

"Adanya perhitungan kualitas calon debitur berdasarkan skoring ini juga sebetulnya sangat membantu bank-bank dan lembaga keuangan lainnya dalam pengambilan keputusan. Kemudian ini juga dapat menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk tetap menjaga kualitas kredit ketika memiliki fasilitas di lembaga keuangan manapun, ya." ujar Tutik.

BPR Lestari sendiri, kondisi ekonomi yang tidak menentu sejak pandemi di tahun 2020, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pelaku usaha di Bali, terutama pelaku usaha pariwisata. Bali yang hampir seluruh roda perekonomiannya digerakkan oleh pariwisata terkena kontraksi paling dalam akibat pandemi. Kabar baiknya, di tahun 2022 ini, pariwisata Bali mulai bergerak kembali dan harapannya di periode 1 hingga 2 tahun ke depan, ekonomi Bali dapat berangsur-angsur pulih kembali seperti sedia kala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper