Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bali Startup Camp Latih 154 Pemuda Dirikan Usaha Rintisan

Selama tiga hari dilatih, peserta diberikan strategi membangun startup dengan pondasi yang kuat yakni pertama peserta dilatih memiliki tim dengan komposisi ideal seperti hustler atau marketing & business, hipster atau design & user experience dan hacker atau engineer & developer. 
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 23 Januari 2022  |  11:32 WIB
Peluncuran Bali Startup Camp yang diikuti 154 pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Bali di Denpasar. bisnis - harian noris
Peluncuran Bali Startup Camp yang diikuti 154 pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Bali di Denpasar. bisnis - harian noris

Bisnis.com, MATARAM—STMIK Primakara Bali memberikan pelatihan Bali Startup Camp bagi 154 pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Pulau Dewata.

Selama tiga hari dilatih oleh mentor yang ahli di bidang startup, para peserta ditantang bisa membangun perusahaan rintisan dalam waktu 48 jam. Ketua Steering Commite Bali Startup Camp (BSC) Nyoman Yudi Anggara Wijaya menjelaskan targetnya adalah peserta dapat membuat dan meluncurkan startupnya dalam kurun waktu 48 jam, minimal sudah ada prototipe produk atau produk awal yang juga dilengkapi dengan model kanvas bisnis.

“Kami ingin lahirkan bayi startup, dan harapannya ke depan bisa diinkubasi di inkubator bisnis Primakara,” jelas Yudi dikutip dari rilis pada Sabtu (22/1/2022).

Selama tiga hari dilatih, peserta diberikan strategi membangun startup dengan pondasi yang kuat yakni pertama peserta dilatih memiliki tim dengan komposisi ideal seperti hustler atau marketing & business, hipster atau design & user experience dan hacker atau engineer & developer. 

“Di BSC ini yang belum punya tim bisa menemukan tim dan bisa gabung dengan tim manapun,” kata Yudi.

Peserta kemudian dilatih sebagai developer yang problem solver yakni dapat menemukan masalah yang tervalidasi dan menemukan solusinya yang kemudian menjadi sebuah produk startup. “Goal akhirnya mereka agar punya protipe produk. Misalnya yang memberikan jasa dilengkap aplikasi mobile atau berbasis website. Protipe produk inilah akan dinilai para juri,” kata Yudi.

Startup yang menjadi pemenang dan dapat diaplikasikan kemudian akan dibina lebih lanjut oleh inkubator bisnis STMIK Primakara dengan melakukan pra-inkubasi. Setelah berhasil lulus pra-inkubasi, startup tersebut akan menjalani tahap inkubasi untuk membentuk startup tangguh yang mampu bersaing secara global.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali StartUp
Editor : Feri Kristianto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top