Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Realisasi Investasi di Sumbawa Barat Tembus Rp1,3 Triliun

Data BPS Sumbawa Barat mencatat struktur ekonomi Sumbawa Barat masih bergantung pada sektor pertambangan. Nilai PDRB Sumbawa Barat pada 2020 sejumlah Rp22,76 triliun, dari nilai tersebut 82,04 persen bersumber dari sektor pertambangan.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 23 Juli 2021  |  08:25 WIB
Pantai Sekongkang di Kabupaten Sumbawa Barat yang memiliki daya tarik bagi peselancar dunia. Bisnis - Feri Kristianto
Pantai Sekongkang di Kabupaten Sumbawa Barat yang memiliki daya tarik bagi peselancar dunia. Bisnis - Feri Kristianto

Bisnis.com, MATARAM - Realisasi investasi kabupaten Sumbawa Barat pada semester I/2021 mencapai Rp1,3 triliun atau 37,21 persen dari target nilai investasi pada 2021 sejumlah Rp3,54 triliun.

Data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sumbawa Barat mencatat, pada kuartal II/2021 realisasi investasi senilai Rp1,023 triliun. Capaian itu lebih besar Rp727 miliar jika dibandingkan dengan capaian investasi pada kuartal I/2021 senilai Rp296 miliar. Kepala DPM PTSP Sumbawa Barat Tajuddin menjelaskan realisiasi investasi di Sumbawa Barat masih terkonsentrasi pada sektor tambang dan diikuti oleh sektor lainnya.

"Realisasi investasi dominan di sektor tambang, selanjutnya di sektor pariwisata dan perikanan," ujar Tajuddin kepada Bisnis pada Kamis (22/7/2021).

Sumbawa Barat merupakan daerah dimana lokasi salah satu tambang emas terbesar di Indonesia yang dikelola oleh PT Amman Mineral. Tajudin menuturkan selain tambang, pihaknya juga menggenjot investasi bidang lain seperti pariwisata. Adapu untuk pariwisata lokasiya difokuskan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bagian selatan dan barat.

Di dua wilayah tersebut KSB memiliki potensi pantai, dan pulau kecil yang ditawarkan kepada investor, seperti pantai Sekongkang, pulau pulau kecil seperti pulau Kenawa. Pengembangan pariwisata di dua wilayah itu diharapkan semakin memikat investor seiring rencana pembangunan bandara di Kecamatan Poto Tano yang saat ini mewilayahi Pelabuhan Poto Tano. Keberadaan bandara di KSB diharapkan dapat mendukung akses sekaligus mempercepat wisatawan yang hendak menuju daerah di ujung barat Pulau Sumbawa ini.

Data BPS, struktur ekonomi Sumbawa Barat masih bergantung pada sektor pertambangan. Nilai PDRB Sumbawa Barat pada 2020 sejumlah Rp22,76 triliun. Dari nilai tersebut 82,04 persen bersumber dari sektor pertambangan.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi pariwisata sumbawa
Editor : Feri Kristianto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top