Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Tidak Mencapai Target, Bupati Evaluasi Direksi PDAM Lombok Timur

Salah satu target PDAM yang tidak tercapai penambahan Sambungan Rumah (SR) yang terlayani air PDAM untuk mencapai 30.000 pelanggan minimal.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 29 April 2021  |  13:21 WIB
PDAM - Ilustrasi
PDAM - Ilustrasi

Bisnis.com, MATARAM - Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur yang dinilai tidak mencapai target menjadi sorotan Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy.

Salah satu target PDAM yang tidak tercapai penambahan Sambungan Rumah (SR) yang terlayani air PDAM untuk mencapai 30.000 pelanggan minimal.

"Nyatanya hingga saat ini pelanggan PDAM baru mencapai 27.857, hanya bertambah 2.254 sambungan rumah dari tahun 2019. Tidak mencapai 30.000 target SR," jelas Sukiman dikutip dari rilis pada Kamis (29/4/2021).

Pemkab Lombok Timur pada 2020 lalu menargetkan PDAM untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas pelayanan terhadap masyarakat terutama perluasan jaringan, sehingga semakin banyak masyarakat terlayani dengan air PDAM.

"Kami tidak menuntut pendapatan atau laba tinggi dari PDAM, yang kami tuntut peningkatan layanan kepada masyarakat baik secara kualitas maupun kuantitas," ujar Sukiman.

Bupati yang hadir saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PDAM Lombok Timur menjelaskan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja direksi PDAM yang dinilai tidak memanfaatkan maksimal dukungan yang diberikan oleh Pemkab.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap direksi, perlu profesionalitas dalam mengelola PDAM sehingga tujuannya sebagai BUMD dapat terwujud," ungkap Sukiman.(K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lombok
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top