Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Krisna Oleh-oleh Bali Bangkit Setelah Bertani Kacang 

Ajik mampu bangkit dari pandemi Covid-19 dengan mengandalkan produk camilan kacang hasil taninya sendiri.  
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 06 April 2021  |  14:40 WIB
Ajik, pemilik Krisna Oleh-Oleh Bali - Youtube
Ajik, pemilik Krisna Oleh-Oleh Bali - Youtube

Bisnis.com, DENPASAR - Pandemi Covid-19 membuat beragam usaha terpukul. Tapi, tak sedikit yang mampu bangkit dari keterpurukan karena wabah tersebut.

Pemilik Krisna Oleh-oleh Bali Gusti Ngurah Anom atau akrab disapa Ajik mampu bangkit dari pandemi Covid-19 dengan mengandalkan produk camilan kacang hasil taninya sendiri.  

Sebelumnya, pandemi memaksa Krisna Oleh-oleh tutup untuk sementara waktu. Ajik juga harus merumahkan 2.000 dari total 2.500 karyawan. 

Kemudian, untuk mengisi waktu luang Ajik memilih bertani kacang-kacangan di daerah Bali Utara. Setelah tiga bulan, kacang yang bisa dipanen diolah kembali pada September 2020, dan mulai di-launching pada Oktober 2020.

"Saat ini produk olahan kacang Ajik itu jadi best seller di Krisna Oleh-oleh dengan rata-rata penjualan 2.000 bungkus pada Senin - Kamis,  dan Jumat - Minggu selalu di atas 4.000 bungkus," kata dia dalam acara Buka Mata Vokasi Pariwisata, Selasa (6/4/2021).

Ajik menjelaskan produk yang paling diminati konsumen adalah camilan. Sehingga saat pandemi Ajik lebih mengembangkan produk makanan ringan seperti pie susu, dan adanya pengembangan bisnis ke bakery Deli Krisna. 

"Sebenarnya pandemi juga berkah bagi Krisna Oleh-oleh, terbukti kami bisa buka bakery baru," tuturnya.

Menurut Ajik saat ini bisnis Krisna Oleh-oleh telah berjalan 40 persen, pada awal pandemi hanya berjalan 10 - 15 persen.  Ajik juga telah mempekerjakan kembali karyawannya. 

Dari segi penjualan, offline masih mendominasi sebanyak 80 persen dengan pangsa pasar domestik mencapai 90 persen. Ke depannya pemasaran secara daring ditargetkan dapat mencapai 50 persen. 

Saat ini kami telah bekerja sama dengan 475 UMKM di Pulau Dewata yang tersebar di semua outlet," tambah Ajik.

Berikut biografi Ajik Krisna yang diunggah di kanal youtube.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali umkm pandemi corona
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top