Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kelangkaan Pasokan Babi, Pembeli Luar Bali Berani Bayar 27 Persen Lebih Mahal

Persediaan babi hidup tinggal 20 persen dari total populasi yang ada, hal ini disebabkan karena wabah yang sempat menyerang babi satu tahun lalu sehingga nilai jual jadi meningkat.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 09 Februari 2021  |  21:23 WIB
Daging babi. - Istimewa
Daging babi. - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR - Pelaku industri usaha di Jakarta menawarkan untuk membeli babi dari peternak Bali dengan harga 27 persen lebih tinggi dibandingkan nilai jualnya di Pulau Dewata karena persediaan daging segar yang terbatas di jawa.

Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (GUPBI) Provinsi Bali Ketut Hary Suraya mengatakan daging babi hidup di Bali telah ditawar senilai Rp58.000 - Rp60.000/Kg oleh pembeli dari Jakarta dan Surabaya. Sementara itu, harga jualnya di Pulau ini hanya Rp44.000/Kg.

Dari sisi lain persediaan babi hidup tinggal 20 persen dari total populasi yang ada, hal ini disebabkan karena wabah yang sempat menyerang babi satu tahun lalu sehingga nilai jual jadi meningkat.

"Kami seperti dilema, karena marginnya sampai Rp16.000. Namun jika kami menjual babi ke luar daerah, maka stok babi di Bali akan kosong. Tapi jika bertahan dengan harga itu, kami juga sulit," tuturnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (9/3/2021).

Padahal menurut Hary, satu bulan yang lalu harga daging babi hidup sempat mencapai Rp52.000/Kg, kemudian muncul isu wabah baru di Bali yang menyebabkan harga turun 15 persen.

Selain itu, sambungnya, dampak wabah yang berkepanjangan turut menyebabkan tidak terjadinya restocking yang berujung pada kelangkaan stok daging babi hidup. Selanjutnya, penyerapan babi di Bali juga melemah seiring dengan pembatasan kegiatan adat yang disebabkan oleh pandemi Covid-19

"Ya saat ini kami sedang mencari solusi dan berkomunikasi dengan semua stakeholder, kalau harga daging babi hidup di Bali bisa tembus lebih dari Rp50.000 maka tidak akan kami jual ke luar," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali babi
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top