Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengendalian Banjir di Tiga Sungai Besar Bali Telan Dana Rp242,79 Miliar

Normalisasi Tukad Unda ditaregtkan rampung pada 2022 dengan biaya Rp234,79 miliar.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  07:35 WIB
Wilayah Sungai Bali-Penida, Bali - Dok.pu.go.id
Wilayah Sungai Bali-Penida, Bali - Dok.pu.go.id

Bisnis.com, DENPASAR - Tiga sungai di Bali yakni, Tukad Unda di Klungkung, Tukad Badung, dan Tukad Ayung Denpasar akan dibangun prasarana pengendali banjir dengan total biaya Rp242,79 miliar.

Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Bali Penida Neke Krisna Yana mengatakan, pembangunan prasarana pengendali banjir dilakukan sebagai upaya antisipasi dan mereduksi potensi banjir di sekitar wilayah sungai ketika musim hujan tiba.

Seperti misalnya Tukad Unda di Klungkung yang memiliki aliran tersebar, sehingga saat musim hujan tiba akan menggenangi wilayah sekitar yang sebelumnya tidak menjadi area aliran air.

Khusus di Tukad Unda, pembangunan prasarna pengendali banjir juga disertai dengan normalisasi sungai.Nantinya, normalisasi di Tukad Unda akan dilakukan dengan memperdalam sungai dan dipasang penampang, sehingga aliran air akan lebih cepat dan mampu langsung terlepas ke laut.

Menurut rencana, normalisasi Tukad Unda akan menjadikan sungai ini memiliki lebar 70 meter, panjang total 2.250 meter, dan kedalaman aliran 6 meter. Normalisasi ini pun dinilai akan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan publik, olahraga air, sekaligus taman rekreasi bagi masyarakat dan wisatawan.

Secara rinci, normalisasi Tukad Unda ditaregtkan rampung pada 2022 dengan biaya Rp234,79 miliar. Sementara itu, pembangunan prasarana pengendali banjir di Tukad Ayung menelan dana Rp3,73 miliar dan Tukad Badung Rp4,27 miliar.

"Nanti aliran air bsia lebih cepat, air sungai begitu dari hulu kita siapkan penampang dan dia bisa mampu melapas ke laut," katanya, Rabu (27/1/2021).

Sebelumnya, Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Maryadi Utama mengatakan permasalahan yang ada di DAS Tukad Unda adalah adanya lahan yang terdampak rupsi Gunung Agung. Normalisasi ini akan mengendalikan banjir aliran lahar dingin yang sering terjadi di DAS Tukad Unda dengan rencana pekerjaan Pembangunan Tanggul Tukad Yeh Sah hingga Pembangunan Tanggul Penampang Ganda Tukad Unda, dan Pekerjaan Jetty.

Pelaksana konstruksi dari proyek normalisasi Tukad Unda adalah PT Nindya Karya dan PT Bina Nusa Lestari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali banjir
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top