Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wajib Dikunjungi, Kawasan Sawah Terasering Terluas di Bali

Wisatawan dapat merasakan pengalaman mengesankan karena dapat membantu petani untuk melakukan aktivitas menggarap sawah.
Ni Putu Sri Widyastini Susila
Ni Putu Sri Widyastini Susila - Bisnis.com 13 November 2020  |  10:13 WIB
Kawasan sawah berundak juga dapat ditemukan di Desa Jatiluwih.
Kawasan sawah berundak juga dapat ditemukan di Desa Jatiluwih.

Bisnis.com, JATILUWIH — Bali memiliki banyak hamparan sawah, namun hanya beberapa tempat yang memiliki area sawah terasering. Jika Anda berwisata ke Bali, objek wisata dengan pemandangan sawah terasering tidak hanya dapat ditemukan di Ubud, salah satu kawasan sawah berundak juga dapat ditemukan di Desa Jatiluwih.

Lahan yang luasnya sekitar 636 hektare ini menjadikan daerah ini sebagai kawasan terbesar untuk pemandangan sawah terasering di Bali. Udaranya yang masih sangat asri ditandai dengan banyaknya capung, kupu-kupu dan burung dapat membantu menenangkan pikiran ketika penat menjalani rutinitas di kota besar.

Di kawasan yang terletak di Kecamatan Penebel ini, wisatawan dapat merasakan pengalaman mengesankan karena dapat membantu petani untuk melakukan aktivitas menggarap sawah.

Penggarap sawah di tempat ini, Made Widastra mengatakan jika pengunjung dapat merasakan proses penggarapan sawah, mulai dari menanam hingga memanen padi.

"Pengunjung bisa menyaksikan dan ikut langsung melakukan proses penggarapan sawah di waktu-waktu tertentu, tergantung musim," ujarnya, Jumat (13/11/2020).

Dia mengatakan waktu terbaik untuk berkunjung pada akhir Desember atau awal Januari.

"Sedangkan pada Januari sampai Juli, para wisatawan bisa menyaksikan aktivitas bertani secara langsung," lanjutnya.

Widastra juga menambahkan sistem pengairan sawah yang digunakan adalah pengairan Subak, yaitu sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis masyarakat. Subak ini memiliki pura yang dibangun untuk memuja dewi kemakmuran atau dewi kesuburan.

Pengelola objek wisata, Made Ardana menuturkan jika Jatiluwih telah menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pengecekan suhu badan, tempat cuci tangan, dan hand sanitizer telah disiapkan.

Ardana mengatakan jika wisatawan tidak perlu khawatir karena telah menyiapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak).

Desa Jatiluwih Tabanan Bali Indonesia, terletak di daerah Penebel, Kabupaten Tabanan. Berada pada ketinggian 700 meter diatas permukaan air laut, merupakan daerah yang berdekatan dengan Gunung Batu Karu yang terkenal dengan panorama sawah terasering. Anda akan selalu menikmati udara sejuk sambil menikmati pemandangan alam yang indah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pariwisata
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top