Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terminal Mengwi Masih Beroperasi Melayani Daerah Non-PSBB

Terminal Mengwi di Kabupaten Badung, Bali, masih beroperasi dan melayani penumpang untuk jalur kedatangan dan keberangkatan menuju atau ke daerah non-PSBB.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 April 2020  |  14:15 WIB
Ruang tunggu penumpang Terminal Mengwi di Badung, Bali, pada Jumat (24/4/2020) tampak sepi akibat masa pandemi corona Covid-19./Antara - Ayu Khania Pranisitha
Ruang tunggu penumpang Terminal Mengwi di Badung, Bali, pada Jumat (24/4/2020) tampak sepi akibat masa pandemi corona Covid-19./Antara - Ayu Khania Pranisitha

Bisnis.com, DENPASAR – Terminal Mengwi di Kabupaten Badung, Bali, masih beroperasi dan melayani penumpang untuk jalur kedatangan dan keberangkatan menuju atau ke daerah non-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kedatangan dan keberangkatan penumpang menuju atau ke Bali masih ada, tapi untuk ke daerah PSBB sudah dibatasi, apalagi daerah yang masuk zona merah dilarang keras untuk melakukan keberangkatan atau kedatangan,” kata Kepala Terminal Mengwi Cok Agung Suarmaya seperti dilansir Antara pada Sabtu (25/4/2020).

Dia menjelaskan jumlah penumpang yang mudik juga menunjukkan penurunan drastis bila dibandingkan dengan suasana mudik tahun sebelumnya. Untuk penumpang yang berangkat per harinya menuju daerah non-PSBB mencapai 50 sampai 100 orang, sedangkan kedatangan menurun jauh hanya 25 - 50 orang.

“Dengan adanya larangan sementara itu, jumlah penumpang yang balik ke asalnya sampai membeludak tak ada, tapi untuk daerah-daerah tertentu sudah ada sampai yang tidak beroperasi lagi ke sana,” jelasnya.

Dia mengatakan untuk tujuan non-PSBB, Terminal Mengwi masih membuka layanan tersebut salah satunya menuju Kediri, Jawa Timur, karena kondisinya masih memperbolehkan untuk beroperasi.

“Kalau jumlah PO [perusahaan otobus] yang beroperasi dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ya turun drastis, jelas berbeda. Sekarang beberapa PO yang melayani tujuan non-PSBB bisa cuma satu atau dua armada. Kalau waktu normal biasanya lebih dari lima armada,” kata Cok Agung.

Selain itu, untuk PO yang masih siaga di Terminal Mengwi juga turun signifikan. “Untuk beberapa PO besar itu masih masih beroperasi empat sampai enam PO, sedangkan PO lainnya ada yang terkadang sampai tidak beroperasi.”

Dia menambahkan untuk PO yang punya satu bus biasanya beroperasi secara bergantian untuk berangkat dan datangnya. Cok Agung menambahkan beberapa PO juga ada yang sudah lama tidak beroperasi selama masa pandemi corona jenis Covid-19 ini.

“Untuk PO yang punya satu bus saja biasanya bekerja secara bergantian datang dan pergi, tapi kadang 2 hari sekali berangkat, kadang juga tidak sama sekali. Ada juga yang lama sampai tidak beroperasi, tapi untuk perusahaan besar masih satu atau dua bus yang beroperasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri No. 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Peraturan tersebut menyatakan bahwa larangan sementara penggunaan sarana transportasi berlaku untuk transportasi darat, transportasi perkeretaapian, laut, dan udara. Peraturan tersebut berlaku mulai 24 April 2020 sampai 31 Mei 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top