Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nyepi Usai, tapi Warga Bali Diimbau Tetap di Rumah Hingga 30 Maret untuk Redam Corona

Akses jalan diseluruh kabupaten/kota di Bali akan dibuka normal kembali pada 27 Maret, namun Pemerintah Provinsi tetap mengimbau agar masyarakat tetap tinggal di rumah hingga 30 Maret untuk mencegah meluasnya wabah Virus Corona atau Covid-19 di Pulau Dewata.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  19:48 WIB
Ilustrasi: Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941 di kawasan Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (7/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Ilustrasi: Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941 di kawasan Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (7/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR - Akses jalan diseluruh kabupaten/kota di Bali akan dibuka normal kembali pada 27 Maret, namun Pemerintah Provinsi tetap mengimbau agar masyarakat tetap tinggal di rumah hingga 30 Maret untuk mencegah meluasnya wabah Virus Corona atau Covid-19 di Pulau Dewata.

Imbauan ini tertera dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: 45/Satgas Covid-19/III/2020 tentang himbauan kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah masing-masing.

Dengan mematuhinya, masyarakat juga ikut membantu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara membatasi aktivitas di luar rumah dan mengurangi interaksi dengan orang lain dan jika tidak ada kepentingan yang mendesak diharapkan masyarakat tidak keluar rumah.

Selain itu, pusat hiburan malam juga diminta menghentikan aktivitasnya untuk sementara waktu.

Semua imbaun ini berlaku hingga 30 Maret mendatang dan akan selalu menyesuaikan dengan perkembangan situasi pusat dan daerah.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau warga masyarakat untuk "memperpanjang" Hari Raya Nyepi sehari lagi.

Imbauan tersebut bukan dalam artian warga harus melaksanakan catur brata Penyepian. Warga tetap boleh beraktivitas pada Kamis (26/3/2020) atau sehari paska Hari Raya Nyepi tetap tetap berada di rumah masing-masing tidak di luar rumah.

Koster menegaskan peningkatan Covid-19 perlu diwaspadai dan diantisipasi agar tidak menimbulkan korban semakin banyak. Upaya pencegahan terbaik paling efektif adalah dengan cara membatasi aktivitas di luar rumah dan mengurangi interaksi dengan orang lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nyepi Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top