Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pegadaian Denpasar Bidik Penjualan Rp6 Triliun pada 2020

Penjualan Pegadaian Denpasar saat ini telah mencapai Rp5 triliun dan diharapkan di Denpasar tahun ini tumbuh 20%.
Busrah Ardans
Busrah Ardans - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  14:58 WIB
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto (tengah, kiri) memberikan penghargaan kepada Provinsi Bali melalui Kadis Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra (tengah, kanan) usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 34 mitra di Denpasar, Kamis (16/1/2020). - Bisnis/Busrah Ardans
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto (tengah, kiri) memberikan penghargaan kepada Provinsi Bali melalui Kadis Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra (tengah, kanan) usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 34 mitra di Denpasar, Kamis (16/1/2020). - Bisnis/Busrah Ardans

Bisnis.com, DENPASAR - Direktur Operasi dan Pemasaran PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, Pegadaian Kanwil VII Denpasar menargetkan penjualan sebesar Rp6 triliun di 2020.

"Kalau di Denpasar saat ini telah mencapai Rp5 triliun dan diharapkan di Denpasar tahun ini tumbuh 20% sih, iya bisa sampai Rp6 triliun 2020," katanya seusai penandatanganan Nota kesepahaman dengan 34 mitra kerja di Bali dalam acara Sinergi dalam Harmoni, Kamis (16/1/2020) malam.

Dia menjelaskan dari segi bisnis, target pegadaian di 2019 mampu dilampaui. Pihaknya berharap di 2020 ini Pegadaian bisa mencapai penjualan sebesar Rp55 triliun di Indonesia. Bali disebutnya memiliki kontribusi yang cukup besar dengan menempati nomor tiga di seluruh Indonesia.

"Usai kolaborasi ini kita harap Pertumbuhan Pegadaian bisa di atas 20%. Sebelumnya dua digit, 11%, 12% itu lima tahun terakhir, dan tahun lalu bisa tumbuh 20%," jelas Damar.

Kerja sama dengan 34 mitra di Bali lanjut dia, ialah sinergis dan harmoni tentunya pegadaian ingin meningkatkan nilai tambah dari kerja sama tersebut. Dia berharap paling tidak, ada regenerasi calon nasabah Pegadaian.

Dia membeberkan, di Indonesia, masih besar perkembangannya ialah gadai, tetapi pertumbuhan non-gadai lebih tinggi. Jikalau pertumbuhan gadai hanya 20% yang non-gadai lebih dari 30%. Non-gadai seperti pembiayaan haji, tabungan emas, pembiayaan kendaraan bermotor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali pegadaian
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top