Bali Akan Gelar Festival Budaya Internasional November 2020

Bali akan jadi yang pertama untuk menyelenggarakan festival budaya berskala dunia.
Busrah Ardans
Busrah Ardans - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  14:11 WIB
Bali Akan Gelar Festival Budaya Internasional November 2020
Gubernur Bali I Wayan Koster saat memberikan penghargaan kepada para seniman di sela-sela HUT ke-34 Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar, Selasa (7/1 - 2020), pagi.

Bisnis.com, DENPASAR--Gubernur Bali Wayan Koster menggagas rencana untuk menyelenggarakan festival kebudayaan tingkat dunia di Bali dengan tujuan memajukan dan menguatkan seni budaya.

Bali akan jadi yang pertama untuk menyelenggarakan festival budaya berskala dunia.

"Karena saya lihat belum ada negara manapun di dunia yang punya event seperti ini,” kata Gubernur Koster dalam sambutannya di sela-sela HUT ke-34 Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar, Selasa (7/1/2020), pagi. 

Menurut Gubernur Koster, Bali punya kapasitas untuk menyelenggarakan gelaran yang akan mengundang seniman-seniman dari seluruh dunia tersebut.

Mengingat Bali sebagai sebuah kawasan yang sangat dikenal akan adat istiadat dan budayanya hingga ke seluruh dunia. 

“Pulau Bali ini kecil, tidak punya kekayaan alam seperti daerah lain. Tapi kita punya kelebihan, yakni  kekayaan di bidang budaya yang sangat unik dan satu-satunya di dunia, ini yang harus kita maksimalkan. Angkat hal-hal besar di sisi budaya agar Bali punya nilai tambah tersendiri,” ujarnya. 

Lebih jauh, pria kelahiran Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng ini mengatakan konsep festival yang direncanakan akan digelar November mendatang.

Festival ini sedang dimatangkan konsepnya dan akan segera dibuka ke publik. Minggu ini disusun TOR-nya kemudian akan diundang para konsulnya dan duta besar untuk sosialisasi ke negaranya.

"Rencananya bulan November, kita akan tampilkan yang terbaik. Kita punya banyak sekali, jadi pilih yang terbaik. Para pesertanya kita undang dari berbagai negara, terutama negara-negara yang kuat secara budaya dan Bali sebagai tuan rumah akan menampilkan yang terbaik,” katanya. 

Nanok Dakhansas seniman tentang adanya sertifikasi, saya berterima kasih sekali, apalagi wacana sejak dulu. Jujur saja teman-teman awalnya bingung sertifikasi yang seperti apa. Ternyata ada tim yang datang ke sanggar dan melakuan penilaian dan dinyatakan lulus untuk sertifikasi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, seni budaya

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top