Jumlah Turis Asing ke Bali Naik 13,17 Persen

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali yang dirilis hari ini, Kamis (1/8/2019), provinsi yang mengandalkan sektor turisme itu mendapat 549.751 kunjungan wisman selama Juni 2019. Terbanyak masuk lewat bandara, yakni sebanyak 549.718 kunjungan, dan yang melalui pelabuhan laut sebanyak 33 kunjungan.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  16:24 WIB
Jumlah Turis Asing ke Bali Naik 13,17 Persen
Pemandangan pesisir Pulau Nusa Penida dari salah satu puncaknya. - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah wisatawan mancanegara atau wisman ke Provinsi Bali pada Juni 2019 naik sebesar 13,17 persen dibandingkan dengan catatan Mei 2019 (m-to-m). Bila dibandingkan dengan Juni 2018 (y-on-y), jumlah wisman ke Bali mengalami kenaikan 0,96 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali yang dirilis hari ini, Kamis (1/8/2019), provinsi yang mengandalkan sektor turisme itu mendapat 549.751 kunjungan wisman selama Juni 2019. Terbanyak masuk lewat bandara, yakni sebanyak 549.718 kunjungan, dan yang melalui pelabuhan laut sebanyak 33 kunjungan.

Berdasarkan kebangsaannya, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan lalu berasal dari Australia (20,16 persen), disusul China (18,91 persen), India (7,26 persen), Inggris (4,83 persen), dan Amerika Serikat (4,75 persen).

Kenaikan kunjungan turis asing ini berdampak ke Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Juni 2019 yang mencapai 60,37 persen, naik 8,81 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya.

Namun, jika dibandingkan dengan periode Juni 2018 (y-on-y) yang mencapai 70,32 persen, tingkat penghunian kamar pada Juni 2019, tercatat menurun -9,95 poin.

Rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Bali pada bulan lalu mencapai 2,69 hari, turun -0,21 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Mei 2019 yang mencapai 2,90 hari. Apabila dibandingkan dengan Juni 2018 (y-on-y), rata-rata lama menginap pada Juni 2019 turun -0,18 poin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bps

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top